Seorang pemancing yang hilang ditemukan tewas
Senin, 29 Juni 2020 14:07 WIB
Sejumlah petugas mengevakuasi jasad korban yang tewas tenggelam di Sungai Ciwulan, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (29/6/2020). (ANTARA/HO-Basarnas)
Tasikmalaya (ANTARA) - Petugas dari Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Badan SAR Nasional (Basarnas) bersama petugas lainnya berhasil menemukan seorang pemancing dalam keadaan tewas setelah tiga hari hilang di perairan Sungai Ciwulan, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin siang.
Kepala Basarnas Jawa Barat Deden Ridwansah membenarkan, jajarannya menemukan jasad laki-laki yang teridentifikasi bernama Wahidin (65) warga Kampung Bojongnangka, Desa Tonjongsari, Kecamatan Cikalong, Tasikmalaya.
"Hari ketiga pencarian korban yang tenggelam di Sungai Ciwulan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," kata Deden.
Ia menuturkan, petugas gabungan yang dibagi beberapa tim melakukan penyusuran arus sungai, hingga akhirnya menemukan korban sejauh 2 Km dari lokasi kejadian awal korban terpeleset.
Petugas, lanjut dia, langsung mengevakuasi korban sesuai standar dengan memasukkan jasad korban ke kantong khusus mayat milik Basarnas untuk dibawa ke Puskesmas Cikalong.
"Korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Cikalong, dengan telah ditemukannya korban maka diusulkan penutupan operasi SAR," katanya.
Sebelumnya, korban bersama kedua rekannya sedang memancing ikan, kemudian korban hendak menyeberangi sungai lalu terpeleset hingga akhirnya jatuh dan terbawa arus sungai, Sabtu (27/6).
Warga setempat yang mengetahui kejadian itu berupaya menolong korban, namun akhirnya korban terbawa arus sungai dan hilang.
Petugas gabungan dari Basarnas, Polisi, TNI, BPBD dan sukarelawan masyarakat melakukan pencarian dengan menyusuri arus sungai hingga akhirnya korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.
Kepala Basarnas Jawa Barat Deden Ridwansah membenarkan, jajarannya menemukan jasad laki-laki yang teridentifikasi bernama Wahidin (65) warga Kampung Bojongnangka, Desa Tonjongsari, Kecamatan Cikalong, Tasikmalaya.
"Hari ketiga pencarian korban yang tenggelam di Sungai Ciwulan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," kata Deden.
Ia menuturkan, petugas gabungan yang dibagi beberapa tim melakukan penyusuran arus sungai, hingga akhirnya menemukan korban sejauh 2 Km dari lokasi kejadian awal korban terpeleset.
Petugas, lanjut dia, langsung mengevakuasi korban sesuai standar dengan memasukkan jasad korban ke kantong khusus mayat milik Basarnas untuk dibawa ke Puskesmas Cikalong.
"Korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Cikalong, dengan telah ditemukannya korban maka diusulkan penutupan operasi SAR," katanya.
Sebelumnya, korban bersama kedua rekannya sedang memancing ikan, kemudian korban hendak menyeberangi sungai lalu terpeleset hingga akhirnya jatuh dan terbawa arus sungai, Sabtu (27/6).
Warga setempat yang mengetahui kejadian itu berupaya menolong korban, namun akhirnya korban terbawa arus sungai dan hilang.
Petugas gabungan dari Basarnas, Polisi, TNI, BPBD dan sukarelawan masyarakat melakukan pencarian dengan menyusuri arus sungai hingga akhirnya korban ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.
Pewarta : Feri Purnama
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Begini cara komunitas pemancing promosikan potensi Sabangau ke tingkat nasional
03 November 2024 17:09 WIB, 2024
Pencarian pemancing asal Jakarta di perairan Kotim terkendala gelombang tinggi
28 October 2024 10:06 WIB, 2024
Satu korban tewas dan dua lainnya selamat saat terseret ombak di Pantai Sumbawa
23 June 2024 0:25 WIB, 2024
Puluhan pemancing Palangka Raya adu keberuntungan dapatkan lele dumbo
09 August 2020 15:02 WIB, 2020
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
AKBP Didik dicopot dari jabatan Kapolres Bima Kota terkait dugaan kasus narkoba
12 February 2026 17:22 WIB