Isi libur panjang dengan kegiatan positif, kata Bupati Bartim
Kamis, 29 Oktober 2020 16:57 WIB
Bupati Bartim Ampera AY Mebas didampingi FKPD mengecek sarana dan prasarana saat apel gelar pasukan dan sarpras antisipasi libur panjang dan bencana di Tamiang Layang, Rabu (28/10). ANTARA/Habibullah
Tamiang Layang (ANTARA) - Bupati Barito Timur, Kalimantan Tengah, Ampera AY Mebas mengajak sekaligus mengharapkan masyarakat di kabupaten setempat agar mengisi libur panjang dengan berbagai kegiatan positif dan tetap mematuhi protokol kesehatan.
"Lebih baik isi dengan kegiatan positif di rumah masing-masing tanpa harus keluar daerah" kata Ampera usai memimpin apel gelar pasukan dan sarpras antisipasi libur panjang dan bencana di Tamiang Layang, Rabu.
Bepergian keluar daerah sangat berisiko tertular COVID-19. Untuk itu, bagi warga yang mengisi libur dengan bepergian ke luar daerah diharapkan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Ampera menceritakan kluster perkantoran terjadi di Kabupaten Bartim akibat perjalanan ke luar daerah. Dari itu, tercipta kluster keluarga karena virus terbawa ke rumah sehingga menular pada tingkat keluarga. Hal ini diharapkan tidak terulang kembali.
"Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Bartim berhasil menekan penyebaran dari kluster perkantoran dan keluarga dengan melakukan pelacakan hingga dilakukan perawatan bagi pasien COVID-19," kata Ampera.
Dia juga mengingatkan, disiplin protokol kesehatan dengan tiga M yakni memakai masker, mencuci tangan menjaga jarak sangat penting dilakukan untuk mencegah tertular COVID-19.
Sedangkan untuk ASN, Ampera meminta libur panjang dijadikan dedikasi dalam pengabdian kepada negara yaitu menciptakan rasa aman, kondusif dan serta mengantisipasi adanya bencana alam.
Baca juga: Bupati minta pemuda di Bartim ikut berperan dalam Pilkada Kalteng
Bencana alam pada musim penghujan biasanya terjadi seperti longsor dan banjir karena meluapnya air sungai. Dengan adanya apel sarpras ini, diharapkan kesigapan seluruh personil TNI-Polri, aparatur pemerintah dan seluruh komponen mengikuti penyusunan rencana aksi nyata di lapangan.
"Saya mengajak untuk seluruh pihak baik pemerintahan maupun swasta dan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan keterpanggilan dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Bartim," kata Ampera.
Kapolres Bartim AKBP Afandi Eka Putra mengatakan, sarana dan prasarana serta personil Polres Bartim siap menanggulangi jika bencana terjadi di Kabupaten Bartim.
"Dua per tiga dari jumlah personil Polres Bartim sudah disiapkan untuk menanggulangi bencana jika terjadi," demikian Afandi.
Baca juga: Operasi Yustisi disiplinkan masyarakat Bartim jalankan protokol kesehatan
Baca juga: MUI Bartim diminta motivasi umat disiplin terapkan protokol kesehatan
Baca juga: Pasien sembuh capai 75 persen, tetap disiplin protokol kesehatan
"Lebih baik isi dengan kegiatan positif di rumah masing-masing tanpa harus keluar daerah" kata Ampera usai memimpin apel gelar pasukan dan sarpras antisipasi libur panjang dan bencana di Tamiang Layang, Rabu.
Bepergian keluar daerah sangat berisiko tertular COVID-19. Untuk itu, bagi warga yang mengisi libur dengan bepergian ke luar daerah diharapkan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
Ampera menceritakan kluster perkantoran terjadi di Kabupaten Bartim akibat perjalanan ke luar daerah. Dari itu, tercipta kluster keluarga karena virus terbawa ke rumah sehingga menular pada tingkat keluarga. Hal ini diharapkan tidak terulang kembali.
"Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Bartim berhasil menekan penyebaran dari kluster perkantoran dan keluarga dengan melakukan pelacakan hingga dilakukan perawatan bagi pasien COVID-19," kata Ampera.
Dia juga mengingatkan, disiplin protokol kesehatan dengan tiga M yakni memakai masker, mencuci tangan menjaga jarak sangat penting dilakukan untuk mencegah tertular COVID-19.
Sedangkan untuk ASN, Ampera meminta libur panjang dijadikan dedikasi dalam pengabdian kepada negara yaitu menciptakan rasa aman, kondusif dan serta mengantisipasi adanya bencana alam.
Baca juga: Bupati minta pemuda di Bartim ikut berperan dalam Pilkada Kalteng
Bencana alam pada musim penghujan biasanya terjadi seperti longsor dan banjir karena meluapnya air sungai. Dengan adanya apel sarpras ini, diharapkan kesigapan seluruh personil TNI-Polri, aparatur pemerintah dan seluruh komponen mengikuti penyusunan rencana aksi nyata di lapangan.
"Saya mengajak untuk seluruh pihak baik pemerintahan maupun swasta dan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan keterpanggilan dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Bartim," kata Ampera.
Kapolres Bartim AKBP Afandi Eka Putra mengatakan, sarana dan prasarana serta personil Polres Bartim siap menanggulangi jika bencana terjadi di Kabupaten Bartim.
"Dua per tiga dari jumlah personil Polres Bartim sudah disiapkan untuk menanggulangi bencana jika terjadi," demikian Afandi.
Baca juga: Operasi Yustisi disiplinkan masyarakat Bartim jalankan protokol kesehatan
Baca juga: MUI Bartim diminta motivasi umat disiplin terapkan protokol kesehatan
Baca juga: Pasien sembuh capai 75 persen, tetap disiplin protokol kesehatan
Pewarta : Habibullah
Editor : Admin 3
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Legislator Barut apresiasi pemkab rencanakan pembangunan Balai Latihan Kerja
14 February 2026 21:18 WIB
Anggota DPRD Barut dukung percepatan finalisasi desain tiga jembatan strategis
14 February 2026 21:16 WIB
Terpopuler - Barito Timur
Lihat Juga
Bupati Bartim tandatangani verifikasi IPPR dan RDTR di Kementerian ATR/BPN
12 February 2026 22:34 WIB
Musrenbangcam Patangkep Tutui hasilkan 50 usulan prioritas pembangunan 2027
12 February 2026 16:56 WIB
Penghargaan ke PT Bartim Coalindo berpolemik, BPBD Damkar Bartim minta maaf
11 February 2026 16:45 WIB
Perkuat dasar perencanaan anggaran 2027, Pemkab Bartim susun SHS dan HSPK
09 February 2026 13:37 WIB
Bupati Bartim ingin kolam renang Patianom dikelola secara efektif dan berkesinambungan
05 February 2026 17:22 WIB