Jokowi: Vaksinasi COVID-19 ke masyarakat pertengahan Februari
Rabu, 27 Januari 2021 11:39 WIB
Presiden janji benahi kendala awal pelaksanaan vaksinasi COVID-19 (Biro Pers Setpres)
Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo menjelaskan kemungkinan masyarakat umum bisa mendapat vaksinasi COVID-19 pada pertengahan Februari 2021.
“Sesuai yang sampaikan di awal, pertama prioritas untuk tenaga kesehatan, dokter, perawat. Kemudian TNI dan Polri, pelayan publik, serta masyarakat nanti berbarengan. Saya kira di Februari pertengahan bisa masuk ke sana,” kata Presiden usai menerima vaksin COVID-19 untuk kedua kalinya di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.
Presiden menjelaskan di tahap awal vaksinasi ditujukan bagi mereka yang menjadi prioritas dan berada di garda terdepan penanganan COVID-19, seperti para tenaga kesehatan.
"Pertama diprioritaskan ke tenaga kesehatan kemudian berikutnya TNI, Polri, pelayan publik," kata Presiden.
Dia menargetkan jumlah realisasi vaksinasi bisa terus meningkat setiap harinya. Dengan kemampuan 30 ribu vaksinator, 10 ribu puskesmas, dan tiga ribu rumah sakit di Indonesia, dirinya menargetkan vaksinasi dapat mencapai 900 ribu hingga 1 juta orang setiap harinya.
Baca juga: Jokowi dapatkan vaksinasi COVID-19 kedua
“Tapi ini target, ini yang perlu waktu dan manajemen yang baik yang selalu saya sampaikan ke Menteri Kesehatan,” ujar dia.
Kepala Negara mengingatkan, meskipun sudah divaksin, masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak (3M).
"Itu penting, karena kuncinya ada di situ, selain vaksinasi kuncinya menjaga protokol. Kurangi mobilitas ke mana-mana. Saya kira itu," katanya. Dalam kesempatan vaksinasi kedua itu, Presiden Jokowi juga mengaku tak merasakan apa-apa seperti saat vaksinasi perdana.
“Sama seperti yang dilakukan dua minggu lalu tidak terasa dan setelah dua jam hanya pegal-pegal dan sekarang sama sama aktivitas ke mana-mana," ujar dia.
Baca juga: Jokowi: Indonesia alami beragam cobaan masuki 2021
“Sesuai yang sampaikan di awal, pertama prioritas untuk tenaga kesehatan, dokter, perawat. Kemudian TNI dan Polri, pelayan publik, serta masyarakat nanti berbarengan. Saya kira di Februari pertengahan bisa masuk ke sana,” kata Presiden usai menerima vaksin COVID-19 untuk kedua kalinya di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.
Presiden menjelaskan di tahap awal vaksinasi ditujukan bagi mereka yang menjadi prioritas dan berada di garda terdepan penanganan COVID-19, seperti para tenaga kesehatan.
"Pertama diprioritaskan ke tenaga kesehatan kemudian berikutnya TNI, Polri, pelayan publik," kata Presiden.
Dia menargetkan jumlah realisasi vaksinasi bisa terus meningkat setiap harinya. Dengan kemampuan 30 ribu vaksinator, 10 ribu puskesmas, dan tiga ribu rumah sakit di Indonesia, dirinya menargetkan vaksinasi dapat mencapai 900 ribu hingga 1 juta orang setiap harinya.
Baca juga: Jokowi dapatkan vaksinasi COVID-19 kedua
“Tapi ini target, ini yang perlu waktu dan manajemen yang baik yang selalu saya sampaikan ke Menteri Kesehatan,” ujar dia.
Kepala Negara mengingatkan, meskipun sudah divaksin, masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak (3M).
"Itu penting, karena kuncinya ada di situ, selain vaksinasi kuncinya menjaga protokol. Kurangi mobilitas ke mana-mana. Saya kira itu," katanya. Dalam kesempatan vaksinasi kedua itu, Presiden Jokowi juga mengaku tak merasakan apa-apa seperti saat vaksinasi perdana.
“Sama seperti yang dilakukan dua minggu lalu tidak terasa dan setelah dua jam hanya pegal-pegal dan sekarang sama sama aktivitas ke mana-mana," ujar dia.
Baca juga: Jokowi: Indonesia alami beragam cobaan masuki 2021
Pewarta : Indra Arief Pribadi
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Joko Anwar gunakan lagu anak untuk bangun suasana horor di Ghost in the Cell
24 February 2026 16:14 WIB
Pemkab Kapuas dan LKBN ANTARA perkuat sinergi publikasi pembangunan daerah
23 February 2026 18:21 WIB
LPEI diguncang korupsi, tiga terdakwa didakwa rugikan negara hampir Rp1 triliun
08 August 2025 19:15 WIB
Percepat pembangunan rehabilitasi narkoba, BNNP bersinergi bersama DPRD Kalteng
13 January 2025 14:37 WIB, 2025
Debat kedua ajang memperdalam visi misi paslon Pilwakot Palangka Raya
21 November 2024 22:05 WIB, 2024
CEO Forum 2024, Dirut PLN ajak selaraskan langkah lanjutkan pembangunan nasional
12 October 2024 8:28 WIB, 2024
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Siswa bobol sistem keamanan NASA asal Pinrang pilih lanjut pendidikan di Unhas
06 May 2026 15:08 WIB