Pemkab Lamandau siap sukseskan program Kampus Merdeka
Selasa, 9 Maret 2021 16:05 WIB
Bupati Lamandau Hendra Lesmana (lima kiri) dan Rektor Universitas Muhammadiyah Palangkaraya Dr Sonedi (lima kanan) di Kabupaten Lamandau, Senin (9/3/2021) ANTARA/HO-UMPR
Palangka Raya (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lamandau Provinsi Kalimantan Tengah siap menyukseskan kebijakan pemerintah pusat terkait program Kampus Merdeka, Merdeka Belajar.
Bupati Lamandau Hendra Lesmana melalui pernyataan yang diterima di Palangka Raya, Selasa mengatakan keterlibatan pihaknya dalam menyukseskan program tersebut diwujudkan dengan menjalin kerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR).
"Kami berharap ini juga menjadi momentum percepatan proses pembangunan kabupaten kami yang tergolong masih muda di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah ini," kata Hendra.
Dia mengatakan melalui kerja sama dan juga sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap program Kampus Merdeka, Kampus Belajar ini pihaknya berharap UMPR mengidentifikasi dan mengukur pembangunan daerah melalui kajian akademik.
Baca juga: UM Palangkaraya tingkatkan akhlak mahasiswa melalui kajian Islam
"Kami berharap Rektor UMPR bersama jajarannya melihat langsung dan mengidentifikasi potensi Kabupaten Lamandau. Kemudian menyusun langkah-langkah strategis yang dapat dilakukan pemerintah mempercepat laju pembangunan," katanya.
Dia mengungkapkan, kerja sama dengan berbagai pihak yang salah satunya UMPR ini merupakan salah satu langkah pemerintah setempat dalam upaya memaksimalkan potensi daerah.
Untuk itu, Hendra pun meminta jajaran pejabatnya mampu melihat dan mengidentifikasi peluang percepatan pembangunan yang salah satunya dapat dikerjasamakan dengan pada akademisi
Baca juga: UM Palangkaraya dorong remaja gemar budidaya tanaman obat
Sementara itu, Rektor UMPR Dr Sonedi mengatakan sebagai kabupaten muda di Kalimantan Tengah, Kabupaten Lamandau memiliki sejumlah potensi daerah yang menjanjikan jika dapat dimanfaatkan secara maksimal.
"Melalui kerjasama ini kami siap mendukung Pemkab Lamandau dari berbagai bidang seperti melalui penelitian, pengiriman mahasiswa KKN dan program lain sesuai konsep Kampus Merdeka, Kampus Belajar," katanya saat dikonfirmasi terkait kunjungannya ke Pemkab Lamandau, Senin (8/3).
Rektor yang didampingi sejumlah jajaran pejabat di lingkungan UMPR itu pun berharap Pemkab Lamandau dan jajarannya dapat memfasilitasi generasi mudanya melanjutkan studi di universitas swasta terbesar di Provinsi Kalimantan Tengah ini dalam rangka meningkatkan kualitas sebagai modal pembangunan daerah.
Baca juga: UM Palangkaraya gandeng ilmuwan dunia tingkatkan kualitas pembelajaran
Baca juga: UM Palangka Raya gandeng dua perusahaan farmasi bedah mutu kemasan kosmetik
Baca juga: UM Palangkaraya fokus kembangkan bahan herbal dari Kalteng untuk kosmetik
Bupati Lamandau Hendra Lesmana melalui pernyataan yang diterima di Palangka Raya, Selasa mengatakan keterlibatan pihaknya dalam menyukseskan program tersebut diwujudkan dengan menjalin kerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR).
"Kami berharap ini juga menjadi momentum percepatan proses pembangunan kabupaten kami yang tergolong masih muda di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah ini," kata Hendra.
Dia mengatakan melalui kerja sama dan juga sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap program Kampus Merdeka, Kampus Belajar ini pihaknya berharap UMPR mengidentifikasi dan mengukur pembangunan daerah melalui kajian akademik.
Baca juga: UM Palangkaraya tingkatkan akhlak mahasiswa melalui kajian Islam
"Kami berharap Rektor UMPR bersama jajarannya melihat langsung dan mengidentifikasi potensi Kabupaten Lamandau. Kemudian menyusun langkah-langkah strategis yang dapat dilakukan pemerintah mempercepat laju pembangunan," katanya.
Dia mengungkapkan, kerja sama dengan berbagai pihak yang salah satunya UMPR ini merupakan salah satu langkah pemerintah setempat dalam upaya memaksimalkan potensi daerah.
Untuk itu, Hendra pun meminta jajaran pejabatnya mampu melihat dan mengidentifikasi peluang percepatan pembangunan yang salah satunya dapat dikerjasamakan dengan pada akademisi
Baca juga: UM Palangkaraya dorong remaja gemar budidaya tanaman obat
Sementara itu, Rektor UMPR Dr Sonedi mengatakan sebagai kabupaten muda di Kalimantan Tengah, Kabupaten Lamandau memiliki sejumlah potensi daerah yang menjanjikan jika dapat dimanfaatkan secara maksimal.
"Melalui kerjasama ini kami siap mendukung Pemkab Lamandau dari berbagai bidang seperti melalui penelitian, pengiriman mahasiswa KKN dan program lain sesuai konsep Kampus Merdeka, Kampus Belajar," katanya saat dikonfirmasi terkait kunjungannya ke Pemkab Lamandau, Senin (8/3).
Rektor yang didampingi sejumlah jajaran pejabat di lingkungan UMPR itu pun berharap Pemkab Lamandau dan jajarannya dapat memfasilitasi generasi mudanya melanjutkan studi di universitas swasta terbesar di Provinsi Kalimantan Tengah ini dalam rangka meningkatkan kualitas sebagai modal pembangunan daerah.
Baca juga: UM Palangkaraya gandeng ilmuwan dunia tingkatkan kualitas pembelajaran
Baca juga: UM Palangka Raya gandeng dua perusahaan farmasi bedah mutu kemasan kosmetik
Baca juga: UM Palangkaraya fokus kembangkan bahan herbal dari Kalteng untuk kosmetik
Pewarta : Rendhik Andika
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Aduan Kartu Huma Betang Sejahtera, pelaporan diharap beserta data bukan hanya asumsi
29 March 2026 22:15 WIB
Pemprov Kalteng sediakan kanal pengaduan daring 'humabetang.id' terkait KHBS
25 February 2026 16:24 WIB
Lindungi anak di ruang digital, DPR RI-Diskominfosantik Kalteng optimalkan PP Tunas
05 January 2026 18:24 WIB
Berbasis teknologi penuh, Kartu Huma Betang hadir lebih praktis dan cegah penyimpangan
30 December 2025 11:23 WIB
Kalteng kembali raih Predikat Informatif bukti konsistensi dalam keterbukaan informasi
16 December 2025 11:01 WIB
Golkar selenggarakan pasar murah dan pemeriksaan kesehatan gratis di Lamandau
21 October 2025 17:16 WIB
Diskominfosantik Kalteng: Tangkal hoaks dengan dominasi fakta dalam peredaran informasi
04 September 2025 16:04 WIB
Pemprov Kalteng pastikan layanan pengaduan responsif wujudkan pemerintahan partisipatif
12 June 2025 20:36 WIB