Pemberian vaksin bagi masyarakat di Sukamara mampu melebihi target
Rabu, 9 Juni 2021 0:16 WIB
Petugas kesehatan di Kabupaten Sukamara memberikan vaksinasi kepada masyarakat. ANTARA/Donefrid Lalang
Sukamara (ANTARA) - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, Ari Jumita menyatakan bahwa vaksinasi yang dilakukan pihaknya kepada warga setempat, sudah mampu memenuhi dari target bahkan melebihi.
"Vaksinasi untuk pelayan publik sudah mencapai 104 persen yang meliputi tenaga kesehatan, pedagang serta lainnya," kata Ari di Sukamara, Selasa.
Meski telah melebihi target, namun dirinya mengakui untuk vaksinasi kepada penduduk lanjut usia (lansia) masih belum memenuhi target. Di mana sampai saat ini jumlah lansia yang sudah divaksin diperkirakan baru sekitar 26 persen, dan saat ini terus dipacu.
Dia mengatakan dengan belum optimalnya vaksinasi terhadap lansia, tetap Kabupaten Sukamara masih tertinggi pencapaiannya kepada para pelayan publik.
"Kami akan terus pacu supaya mampu melebihi target yang diharapkan, sehingga semua masyarakat dapat menerima vaksinasi secara merata," kata Ari.
Terkait dengan masih adanya beberapa apartur sipil negara (ASN) yang masih menolak untuk di vaksinasi, tentunya akan kita sampaikan kepimpinan untuk memberikan perintah lanjutan. Apakah diberikan sanksi atau seperti apa nantinya.
Dia mengatakan akan tetap berikan edukasi kepada setiap masyarakat terkait pentingnya dalam vaksinasi ini, karena mampu mengurangi resiko atau gejala dari covid 19 bila terpapar. Hal tersebut sudah dibuktikan dengan banyaknya warga yang merasakan dampak baik dari vaksin ini.
"Kita akan terus lakukan himbauan tersebut, karena untuk vaksinasi ini sudah terbukti, sebab beberapa kasus masyarakat yang terkonfirmasi dan sudah melakukan vaksinasi gejalanya hanya ringan dan hampir tidak ada," ungkap Ari.
Dengan mendapatkan vaksin ini ternyata lebih efektif dalam meringan gejala dari covid 19. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan vaksinasi. Mari kita tidak percaya dengan berita hoax yang mengatakan bahwa vaksin ini tidak aman.
Dia mengatakan setelah divaksin, tentunya mampu menangkal covid 19 apabila imunnya meningkat dengan baik. Walaupun terpapar gejalanya sendiri tidak sampai memberikan resiko yang membahayakan.
"Bahkan bisa dikatakan tiga kali lebih aman dari pada masyarakat yang belum tervaksinasi" demikian Ari.
"Vaksinasi untuk pelayan publik sudah mencapai 104 persen yang meliputi tenaga kesehatan, pedagang serta lainnya," kata Ari di Sukamara, Selasa.
Meski telah melebihi target, namun dirinya mengakui untuk vaksinasi kepada penduduk lanjut usia (lansia) masih belum memenuhi target. Di mana sampai saat ini jumlah lansia yang sudah divaksin diperkirakan baru sekitar 26 persen, dan saat ini terus dipacu.
Dia mengatakan dengan belum optimalnya vaksinasi terhadap lansia, tetap Kabupaten Sukamara masih tertinggi pencapaiannya kepada para pelayan publik.
"Kami akan terus pacu supaya mampu melebihi target yang diharapkan, sehingga semua masyarakat dapat menerima vaksinasi secara merata," kata Ari.
Terkait dengan masih adanya beberapa apartur sipil negara (ASN) yang masih menolak untuk di vaksinasi, tentunya akan kita sampaikan kepimpinan untuk memberikan perintah lanjutan. Apakah diberikan sanksi atau seperti apa nantinya.
Dia mengatakan akan tetap berikan edukasi kepada setiap masyarakat terkait pentingnya dalam vaksinasi ini, karena mampu mengurangi resiko atau gejala dari covid 19 bila terpapar. Hal tersebut sudah dibuktikan dengan banyaknya warga yang merasakan dampak baik dari vaksin ini.
"Kita akan terus lakukan himbauan tersebut, karena untuk vaksinasi ini sudah terbukti, sebab beberapa kasus masyarakat yang terkonfirmasi dan sudah melakukan vaksinasi gejalanya hanya ringan dan hampir tidak ada," ungkap Ari.
Dengan mendapatkan vaksin ini ternyata lebih efektif dalam meringan gejala dari covid 19. Karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan vaksinasi. Mari kita tidak percaya dengan berita hoax yang mengatakan bahwa vaksin ini tidak aman.
Dia mengatakan setelah divaksin, tentunya mampu menangkal covid 19 apabila imunnya meningkat dengan baik. Walaupun terpapar gejalanya sendiri tidak sampai memberikan resiko yang membahayakan.
"Bahkan bisa dikatakan tiga kali lebih aman dari pada masyarakat yang belum tervaksinasi" demikian Ari.
Pewarta : Donefrid Lalang
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Diskominfosandi Barut percepat tranformasi digital melalui Program Linda Batara
07 February 2026 21:03 WIB
Pemkab Barut adakan pelatihan teknologi digital untuk tingkatkan daya saing UMK
06 February 2026 18:45 WIB
Dinas SDABMBKPRKP Kotim wajibkan Perumdam kembalikan galian pipa ke kondisi awal
05 February 2026 17:36 WIB
Pergantian pejabat diharapkan pacu kinerja pelayanan Dinas Cipta Karya Kotim
05 February 2026 10:14 WIB
Terpopuler - Sukamara
Lihat Juga
Kakanwil: Pembangunan tembok upaya penguatan sistem keamanan di Lapas Sukamara
05 February 2026 21:27 WIB
Bupati Sukamara hadiri syukuran laut dan resmikan bus DAMRI trayek Sukamara-Jelai
01 February 2026 10:06 WIB
Pemkab Sukamara dukung riset Ekspedisi Patriot perkuat basis data pembangunan
03 December 2025 7:42 WIB