
Pemkab Barito Utara percepat pembangunan Jembatan Lemo

Muara Teweh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur salah satunya Jembatan Muara Teweh - Lemo di Desa Lemo II, Kecamatan Teweh Tengah, guna meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat.
"Pembangunan Jembatan Lemo ini merupakan salah satu program pokok yang berfokus pada peningkatan konektivitas wilayah dan percepatan pembangunan infrastruktur dasar bagi masyarakat," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muhammad Iman Topik usai meninjau pembangunan Jembatan Lemo, Sabtu.
Peninjauan Jembatan Muara - Lemo (Lemo–Lemo Seberang) melintasi Sungai Barito tersebut turut didampingi Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Barut Bahrum F Girsang, Plt Camat Teweh Tengah Dudy Bagus Prasetyo, Kepala Bidang Bina Marga Dedi, Kepala Bidang Jasa Konstruksi Andriano serta tim teknis terkait dari Dinas PUPR.
Menurut Topik, peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan teknis serta memperhatikan kondisi sosial di lapangan.Pembangunan jembatan ini merupakan bagian penting dari program GASPOL 11–12 yang merupakan program unggulan Bupati Barito Utara Shalahuddin.
GASPOL 11.12 merupakan singkatan dari Gerak Akselerasi Strategis Pembangunan Optimal, sebuah konsep pembangunan terintegrasi yang tidak hanya berorientasi pada hasil jangka pendek, tetapi juga berkelanjutan.
"Kami ingin memastikan pelaksanaannya berjalan lancar, tepat sasaran, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses dan mobilitas warga,” kata Topik.
Dia mengatakan selain melihat progres fisik pembangunan, rombongan juga melakukan musyawarah dan negosiasi terkait ganti rugi lahan serta bangunan milik warga yang terdampak proyek. Langkah tersebut ditempuh untuk menghindari potensi hambatan sehingga pelaksanaan pembangunan jalan dan jembatan dapat berjalan sesuai target.
Baca juga: Pemkab Barito Utara matangkan pembangunan Balai Latihan Kerja
Di tempat terpisah, Bupati Barito Utara Shalahuddin menegaskan percepatan pembangunan Jembatan Lemo–Lemo Seberang merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam membuka akses pembangunan wilayah.
Percepatan pembangunan Jembatan Lemo–Lemo Seberang, kata dia, adalah wujud keseriusan pemerintah daerah dalam membuka akses pembangunan agar wilayah dapat berkembang dan maju.
"Ini sekaligus menjadi bukti komitmen kami dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan,” tegas Shalahuddin.
Menurutnya, infrastruktur penghubung memiliki peran strategis sebagai penopang aktivitas ekonomi, sosial, dan pelayanan publik masyarakat.
Dengan adanya percepatan pembangunan jembatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap konektivitas antarwilayah semakin baik, mobilitas masyarakat meningkat, aktivitas ekonomi semakin lancar, serta pelayanan publik dapat berjalan lebih optimal dan merata hingga ke tingkat desa.
Baca juga: Bupati Barito Utara paparkan arah pembangunan melalui GASPOL 11.12
Baca juga: Bupati Barut perintahkan percepat finalisasi desain tiga jembatan strategis
Baca juga: Bupati Barito Utara paparkan prioritas pembangunan pada Musrenbang Montallat
Baca juga: Bupati Barut prioritaskan program berbasis kebutuhan riil di Musrenbang Lahei
Baca juga: Dinas PUPR Barut uji coba dua ekskavator amfibi di DAM Trahean
Baca juga: Diskominfosandi Barut percepat tranformasi digital melalui Program Linda Batara
Pewarta : Kasriadi
Editor:
Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
