Model S dan X Tesla tak tersedia di beberapa negara di Asia-Pasifik
Senin, 1 Mei 2023 10:09 WIB
Arsip foto - Logo Tesla terlihat di sebuah mobil di tengah hujan di wilayah Manhattan, New York City, New York, AS, Rabu (5/5/2021). (ANTARA/REUTERS/Carlo Allegri/am.)
Jakarta (ANTARA) - Model S dan X Tesla tidak tersedia di beberapa negara di Asia-Pasifik, menurut informasi yang tertera di situs web perusahaan, Minggu (30/4).
Negara-negara yang tidak lagi mendapatkan Tesla Model S dan X antara lain Australia, Thailand, Singapura, dan Selandia Baru. Namun, model Tesla lainnya seperti Model 3 dan Model Y masih tersedia di negara-negara tersebut, seperti diwartakan Reuters, Minggu (30/4) waktu setempat.
Belum jelas mengapa Model S dan X tidak tersedia di negara-negara tersebut. Tesla belum memberikan tanggapan terkait hal ini.
Meski Tesla mencatatkan rekor pengiriman pada kuartal Januari-Maret, pengiriman mobil Model X dan Model S yang memiliki harga lebih tinggi justru menurun sebesar 38 persen.
Tesla telah memotong harga beberapa modelnya di pasar global supaya permintaan meningkat karena persaingan antara pembuat mobil listrik semakin sengit.
Investor mengamati risiko terkikisnya marjin laba akibat pemotongan harga yang dilakukan Elon Musk demi menstimulasi penjualan.
Negara-negara yang tidak lagi mendapatkan Tesla Model S dan X antara lain Australia, Thailand, Singapura, dan Selandia Baru. Namun, model Tesla lainnya seperti Model 3 dan Model Y masih tersedia di negara-negara tersebut, seperti diwartakan Reuters, Minggu (30/4) waktu setempat.
Belum jelas mengapa Model S dan X tidak tersedia di negara-negara tersebut. Tesla belum memberikan tanggapan terkait hal ini.
Meski Tesla mencatatkan rekor pengiriman pada kuartal Januari-Maret, pengiriman mobil Model X dan Model S yang memiliki harga lebih tinggi justru menurun sebesar 38 persen.
Tesla telah memotong harga beberapa modelnya di pasar global supaya permintaan meningkat karena persaingan antara pembuat mobil listrik semakin sengit.
Investor mengamati risiko terkikisnya marjin laba akibat pemotongan harga yang dilakukan Elon Musk demi menstimulasi penjualan.
Pewarta : Fathur Rochman
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Model kecerdasan berwujud Spirit v1.5 China ungguli pesaing AS di RoboChallenge
15 January 2026 14:17 WIB
Terpopuler - Teknologi
Lihat Juga
Kemkomdigi umumkan tiga operator seluler ikuti lelang frekuensi 700 MHz dan 26 GHz
06 May 2026 18:13 WIB