Pangkalan Bun (ANTARA) - Penjabat (Pj) Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, Budi Santosa mengingatkan seluruh Kepala Desa di kabupaten setempat, agar serius mencegah dan menangani kasus stunting di wilayah kerjanya masing-masing.

"Bagi desa yang stunting nya masih ada dan tidak berkurang-kurang, kepala desa beserta ibunya saya larang untuk keluar Pangkalan Bun, kecuali dapat izin saya, ini serius," kata Budi Santosa di Pangakalan Bun, Jumat.

Menurut dirinya, sekarang ini anggaran desa relatif cukup banyak, sehingga harus lebih memberikan perhatian terhadap anak-anak yang terkena stunting di wilayahnya masing-masing. Hal itu juga sejalan dengan prioritas Pemerintah Pusat, yang menginginkan kasus stunting di seluruh Indonesia dapat terus menurun, bahkan tidak ada.

"Kementerian Dalam Negeri pun berpesan kepada saya sebelum ke Pangkalan Bun, agar masalah stunting dapat menjadi perhatian serius. Penanganan stanting ini sebagai upaya menyelamatkan Generas penerus bangsa dan juga penerus pembangunan daerah kedepannya," ucapnya.

Budi juga meminta kepada orang tua untuk lebih memperhatikan pola makan anak-anaknya, hal tersebut sebagai upaya untuk mencegah resiko terjadinya stunting. Termasuk rutin memberikan asupan atau makanan yang bergizi untuk anak-anaknya, seperti daging, telur, dan susu dan lainnya.

"Mengonsumsi makanan yang mengandung protein itu sangat penting, dengan teraturnya pola makan anak anak itu dapat menghindari anak anak dari stunting. Kita pun harus menjaga betul kualitas gizi anak-anak kita dengan asupan nutrisi dari bapak ibu sekalian," pesannya.

Baca juga: Masyarakat Kobar diminta rutin olahraga dan jaga kebersihan lingkungan

Budi menambahkan, dirinya berharap dengan upaya orang tua menjaga pola makan, serta kesehatan anak dapat menjadikan anak anak tumbuh sehat. Tidak hanya upaya dari orang tua saja, Pemerintah Daerah tentunya juga akan terus berupaya untuk penurunan angka stunting di Kobar.

"Kita akan terus berupaya untuk penurunan angka stunting ini, tidak semata mata hanya melaksanakan rapat saja, kita juga melakukan aksi yaitu memberikan bantuan makanan dan minuman serta vitamin tambahan kepada penderita stunting," demikian Budi Santosa.

Baca juga: Disperpusip Kobar optimalkan TPBIS pacu peningkatan pelayanan

Baca juga: Distan Kobar gandeng PT Pupuk Indonesia distribusikan pupuk nonsubsidi

Baca juga: Pemkab gandeng BNNK wujudkan desa di Kobar bersih dari narkoba


Pewarta : Safitri RA
Uploader : Admin 3
Copyright © ANTARA 2024