Logo Header Antaranews Kalteng

Pendataan penerima Kartu Huma Betang di Pulang Pisau capai 70 persen

Kamis, 5 Maret 2026 17:37 WIB
Image Print
Wakil Bupati Pulang Pisau, Ahmad Jayadikarta saat mengikuti rapat pimpinan Kartu Huma Betang Sejahtera di aula Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Selasa (3/3/2025) lalu. ANTARA/HO-Diskominfostandi Pulang Pisau.

Pulang Pisau (ANTARA) - Wakil Bupati Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Ahmad Jayadikarta menyatakan telah ada 113.666 penduduk dari 95 desa dan empat kelurahan, yang masuk dalam pendataan Kartu Huma Betang Sejahtera di wilayah ini.

"Capaian pendataan telah mencapai sekitar 70 persen dari total 95 desa dan empat kelurahan," kata Ahmad Jayadikarta di Pulang Pisau, Kamis.

Dia menyebut, capaian pendataan yang telah dilakukan Pemkab Pulang Pisau itu pun telah disampaikan dalam rapat pimpinan Kartu Huma Betang Sejahtera, yang dilaksanakan di aula Istana Isen Mulang dan dipimpin langsung Gubernur Agustiar Sabran, serta dihadiri seluruh kepala daerah bupati/wakil kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.

Ahmad Jayadikarta pun berharap penerima manfaat Kartu Huma Betang Sejahtera ini, benar-benar masyarakat yang memenuhi syarat, dan setelah dilakukan pendataan oleh tim verifikasi disesuaikan dengan jumlah alokasi yang diberikan.

"Selain Kartu Huma Betang Sejahtera, dalam rapat bersama Gubernur Kalteng juga disampaikan penanganan prioritas pembangunan di Pulang Pisau, khususnya sektor infrastruktur strategis daerah," bebernya.

Adapun salah satu prioritas utama yang sampaikan dan dibahas, terang dia, adalah penanganan ruas jalan nasional dalam memperlancar arus lalu lintas, khususnya menjelang arus mudik mengingat kondisi sejumlah ruas jalan dinilai memerlukan perhatian serius untuk keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

"Beberapa titik ruas jalan nasional yang menjadi perlu mendapat perhatian diantaranya di ruas jalan Desa Taruna, Desa Mintin, Desa Mantaren, serta ruas jalan menuju kawasan food estate," terangnya.

Baca juga: Kenaikan harga komoditas pangan di Pulang Pisau masih batas wajar

Pemerintah setempat menilai kondisi jalan menuju kawasan food estate dalam wilayah Kabupaten Kapuas, menjadi salah satu yang paling memprihatinkan. Hal itu disebabkan tingkat kerusakan yang cukup parah dan berpotensi menghambat kelancaran arus kendaraan.

"Kondisi jalan yang rusak berpotensi meningkatkan resiko kecelakaan," tegasnya.

Ia menjelaskan pemerintah setempat terus meningkatkan koordinasi lintas sektor dan lintas pemerintahan guna mendorong percepatan penanganan jalan nasional ini, agar pelaksanaannya dapat segera direalisasikan sesuai kewenangan masing-masing instansi terkait dan kebutuhan masyarakat daerah.

"Koordinasi ini penting agar penanganan jalan nasional dapat berjalan efektif, tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat," katanya.

Ahmad Jayadikarta menegaskan validasi Kartu Huma Betang Sejahtera dan peningkatan infrastruktur harus berjalan beriringan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjamin pelayanan publik yang lebih merata.


Baca juga: BPBD Pulang Pisau ingatkan pancaroba berpotensi bencana hidrometeorologi

Baca juga: Satu tahun kepemimpinan Rifa'i-Jayadi, persoalan infrastruktur masih menjadi prioritas

Baca juga: Dinsos Pulang Pisau dampingi penanganan tiga kasus pelecehan anak



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026