
Wakil Bupati Pulang Pisau sebut data stunting perlu sinkronisasi

Pulang Pisau (ANTARA) - Wakil Bupati Pulang Pisau Kalimantan Tengah Ahmad Jayadikarta mengatakan data lokus stunting di Kabupaten Pulang Pisau saat ini masih perlu sinkronisasi karena banyak belum sesuai antara data desa dan Puskesmas.
"Berdasarkan data Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) pada November 2025 tercatat sebanyak 957 anak masih terdampak stunting," kata Ahmad Jayadikarta di Pulang Pisau, Kamis.
Dirinya menjelaskan, perkembangan terbaru jumlah tersebut menurun menjadi 841 anak terdampak stunting. Menurutnya data ini masih belum dapat dipastikan sepenuhnya karena masih ditemukan ketidaksesuaian antara laporan yang diterima dari berbagai sumber.
"Kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah setempat karena berpengaruh juga terhadap penentuan kebijakan dan program penanganan stunting secara tepat sasaran,” lanjutnya.
Perubahan dan ketidaksesuaian data telah disampaikan kepada tim TP3S agar dilakukan rapat khusus dengan melibatkan Dinas Kesehatan dan puskesmas. Rapat ini bertujuan untuk memastikan data stunting di Kabupaten Pulang Pisau benar-benar valid.
Baca juga: DPRD sebut penggabungan OPD masih terkendala penamaan struktur organisasi
Dikatakannya, adanya perbedaan data tersebut menunjukkan perlunya proses verifikasi yang lebih mendalam agar angka stunting yang ditetapkan benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan.
"Jika jumlahnya memang seperti itu, maka harus ditetapkan sesuai kondisi di lapangan dan tidak boleh ditambah-tambah,” tambahnya.
Ahmad Jayadikarta menyampaikan hasil pembahasan sementara terdapat pemahaman keliru di lapangan, anak yang tidak terdampak stunting tidak memperoleh bantuan. Akibatnya, ada kemungkinan status stunting ditetapkan agar bantuan tetap diberikan.
"Kondisi inilah yang harus segera ditindaklanjuti dengan turun langsung ke desa-desa guna memastikan validitas data stunting secara akurat dan kompeten,” terangnya.
Terkait dengan program pada tahun 2025 yang telah dilaksanakan yaitu pemberian nutrisi dan vitamin kepada anak-anak yang terdampak stunting tetap dilaksanakan pada tahun ini.
Baca juga: Bupati Pulang Pisau tekankan pimpinan OPD perkuat solidaritas
Baca juga: Pejabat luar Pulang Pisau diprioritaskan tempati rumah dinas
Baca juga: Perempuan asal Pulang Pisau bawa sabu saat besuk suami di Rutan Kapuas
Pewarta : Adi Waskito/Dita Marsena
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
