Pulang Pisau (ANTARA) - Bupati Pulang Pisau Kalimantan Tengah Ahmad Rifa'i mengatakan, rumah dinas diprioritaskan bagi pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) yang berasal dari luar Pulang Pisau agar mobilitas lebih efektif dan bisa kerja cepat tanpa kendala jarak maupun waktu perjalanan.
“Kondisi aset kita masih terbatas dari 14 rumah dinas, hanya 12 yang layak sehingga saya minta kepala dinas yang memiliki rumah pribadi di Pulang Pisau tidak mengambil fasilitas rumah dinas tersebut,” kata Ahmad Rifa'i di Pulang Pisau, Senin.
Saat meninjau perumahan dinas yang ada di Jalan Abel Gawei, Ahmad Rifa’i menekankan pentingnya penataan rumah dinas. Keterbatasan aset pemerintah yang tersedia saat ini belum bisa sepenuhnya mendukung kinerja kepala dinas dan efektivitas koordinasi bersama seluruh perangkat daerah terkait kebijakan yang harus cepat dilaksanakan.
Ia berharap pejabat yang menempati rumah dinas mampu menjaga aset pemerintah daerah agar tetap terawat, aman dan berfungsi optimal. Dia juga mengingatkan pengguna rumah dinas harus menghindari potensi penyalahgunaan fasilitas yang tidak sesuai peruntukan jabatan struktural dalam lingkungan birokrasi pemerintahan daerah setempat.
“Rumah dinas harus benar-benar dirawat. Jadi, siapa pun yang menempati wajib menjaga, memelihara dan menggunakannya sesuai aturan," tegasnya.
Baca juga: Perempuan asal Pulang Pisau bawa sabu saat besuk suami di Rutan Kapuas
Menurutnya, keberadaan rumah dinas juga memudahkan kepala daerah dan wakil kepala daerah melakukan pengawasan langsung. Selain itu kemudahan komunikasi intensif dengan kepala dinas dalam pelaksanaan program pembangunan daerah yang terencana terpadu berkelanjutan dan akuntabel.
“Kami bisa sewaktu-waktu dapat berkunjung, berdiskusi dan mengevaluasi kinerja OPD,” katanya.
Dia juga mengusulkan setiap rumah dinas diberi identitas jelas berupa papan nama agar memudahkan pemantauan, meningkatkan keterbukaan serta menciptakan rasa tanggung jawab bagi pejabat yang menempatinya secara administratif dan fungsional di lingkungan daerah.
“Papan nama ini berfungsi saat kami melakukan kunjungan ke rumah dinas, jadi saat berkunjung kami tidak bingung dan pengawasannya lebih terbuka,” terang Ahmad Rifa'i.
Bupati Ahmad Rifa`i mengajak seluruh kepala OPD untuk berkolaborasi secara solid dalam membangun Kabupaten Pulang Pisau. Ia menjelaskan kolaborasi yang baik antara pimpinan daerah dan OPD menciptakan suasana kerja kondusif, mempercepat pengambilan keputusan serta memastikan pelayanan publik berjalan efektif dan tepat sasaran bagi masyarakat Pulang Pisau secara adil merata berkelanjutan menyeluruh.
Baca juga: Bupati Pulang Pisau lantik 18 pejabat jelang pergantian tahun
Baca juga: Bupati Pulang Pisau minta penjabat kades tidak salah gunakan jabatan
Baca juga: Pemkab Pulang Pisau targetkan peringkat tiga angka kemiskinan terendah
