
Musrenbang 2027, Barito Utara fokus penyempurnaan prioritas pembangunan daerah

Muara Teweh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 bertujuan untuk membahas dan menyempurnakan rancangan awal RKPD agar selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah.
“Musrenbang RKPD ini dilaksanakan untuk menyempurnakan arah kebijakan perencanaan pembangunan daerah sekaligus menetapkan prioritas pembangunan Kabupaten Barito Utara Tahun 2027,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Barito Utara Yaser Arapat di Muara Teweh, Kamis.
Menurut dia, kegiatan ini merupakan tahapan penting dalam proses penyusunan perencanaan pembangunan daerah yang mengacu pada berbagai regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, serta Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan Pembangunan Nasional dan Daerah.
“Musrenbang RKPD ini dilaksanakan untuk menyempurnakan arah kebijakan perencanaan pembangunan daerah sekaligus menetapkan prioritas pembangunan Kabupaten Barito Utara Tahun 2027,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa melalui forum Musrenbang ini diharapkan dapat disepakati berbagai program dan kegiatan prioritas daerah yang meliputi penyempurnaan program, kegiatan, pagu indikatif, indikator serta target kinerja dan lokasi kegiatan pembangunan.
Selain itu, Musrenbang juga menjadi wadah untuk menyelaraskan berbagai permasalahan dan prioritas pembangunan berdasarkan hasil Musrenbang kecamatan serta usulan program dari desa dan pemangku kepentingan pembangunan daerah.
Menurut Yaser, peserta yang mengikuti kegiatan Musrenbang RKPD Tahun 2027 berjumlah sekitar 150 orang yang terdiri dari perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Utara, instansi vertikal, unsur DPRD, serta perwakilan masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan pembangunan.
Kegiatan Musrenbang tersebut dilaksanakan selama satu hari dengan menghadirkan sejumlah narasumber yang memaparkan berbagai materi strategis terkait arah pembangunan daerah Tahun 2027.
Materi yang dibahas meliputi program dan kegiatan prioritas daerah Tahun 2027, pokok-pokok pikiran DPRD, rekapitulasi hasil Musrenbang kecamatan Tahun 2026, rancangan APBD Tahun 2027, rencana kerja perangkat daerah Tahun 2027, serta dokumen perencanaan pembangunan jangka menengah daerah yaitu RPJMD Kabupaten Barito Utara 2025–2029.
"Kami apresiasi kepada seluruh narasumber dan peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam proses perencanaan pembangunan daerah ini," kata Yaser Arapat.
Baca juga: Musrenbang 2027, Bupati Barut tingkatkan pemenuhan air bersih bagi masyarakat
Ia berharap melalui pelaksanaan Musrenbang ini dapat dihasilkan berita acara kesepakatan sebagai dasar penyempurnaan rancangan awal RKPD menjadi rancangan akhir RKPD Kabupaten Barito Utara Tahun 2027, sehingga mampu mewujudkan perencanaan pembangunan yang partisipatif, terarah, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Barito Utara.
Bupati Barito Utara Shalahuddin menegaskan pada Musrenbang RKPD tahun depan, pemerintah daerah memokuskan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat seperti layanan kesehatan, pendidikan, dan penyediaan air bersih menjadi prioritas utama pembangunan daerah.
"Kapasitas pelayanan air bersih di wilayah Muara Teweh dan sekitarnya saat ini masih belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Shalahuddin di Muara Teweh, Kamis.
Baca juga: Bupati Barito Utara minta OPD susun skema program hingga 2029
Menurut dia, untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berupaya menambah kapasitas instalasi pengolahan air bersih dengan dukungan anggaran dari pemerintah pusat.
“Tahun ini kita mendapat bantuan dari APBN melalui Kementerian Pekerjaan Umum untuk penambahan Instalasi Pengolahan Air (IPA) dengan kapasitas 50 liter per detik,” kata Shalahuddin.
Selain itu, pemerintah daerah juga merencanakan pembangunan sistem penyediaan air bersih baru dengan kapasitas sekitar 20 liter per detik dengan nilai investasi mencapai sekitar Rp70 miliar.
Baca juga: Pemkab Barito Utara komitmen tingkatkan kualitas pelayanan PDAM
Baca juga: Bupati Barut jawab pemandangan umum fraksi DPRD atas lima raperda
Baca juga: Bupati Shalahuddin tegaskan lima raperda dukung arah pembangunan daerah
Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
