Barut alokasikan program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan
Jumat, 19 Januari 2024 20:08 WIB
Pj Bupati Barito Utara Muhlis didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Eveready Noor dan Kadis nakertranskop UKM Mastur menyerahkan santunan manfaat jaminan kematian secara simbolis pada acara Monev pelaksanaan jaminan perlindungan sosial ketenagakerjaan di Muara Teweh, Kamis (18/1/2024).ANTARA/HO-Dinas Kominfosandi Barito Utara
Muara Teweh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, mengalokasikan anggaran untuk program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
"Program untuk meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat ini dilakukan pada tahun 2023 dan dilanjutkan pada tahun 2024 ini," kata Penjabat Bupati Barito Utara Muhlis di Muara Teweh, Jumat.
Menurut dia, alokasi anggaran pada 2023 tersebut bagi program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, bagi pegawai non ASN, guru honorer, perangkat RT RW dan pengelola rumah ibadah.
Kemudian, katanya, dialokasikan lagi di perubahan APBD 2023 dianggarkan untuk pekerja rentan seperti petani, pekebun, nelayan, UMKM dan pekerja rentan lainnya, dengan jumlah seluruhnya 20.337 orang.
"Untuk tahun ini dialokasikan sama dengan sebelumnya termasuk juga Badan Ad Hoc Panitia Pemilu KPU," kata Muhlis.
Dia mengharapkan ke depannya program perlindungan jaminan sosial ini bisa terus berkelanjutan dan dapat melindungi seluruh pekerja rentan di daerah ini secara bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan daerah agar kesejahteraan masyarakat pekerja lebih meningkat.
"Karena, tidak akan ada keadilan sosial tanpa adanya jaminan sosial,” ujarnya pada rapat monitoring dan evaluasi (Monev) pelaksanaan jaminan perlindungan sosial ketenagakerjaan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Barito Utara Mastur mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk mengetahui tingkat efektivitas optimalisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan di Barito Utara selama 2023 dan rencana keberlanjutan aksi pada 2024.
Dalam kegiatan monev tersebut juga dilaksanakan penyerahan santunan manfaat jaminan kematian secara simbolis oleh Pj Bupati Barito Utara.
"Program untuk meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat ini dilakukan pada tahun 2023 dan dilanjutkan pada tahun 2024 ini," kata Penjabat Bupati Barito Utara Muhlis di Muara Teweh, Jumat.
Menurut dia, alokasi anggaran pada 2023 tersebut bagi program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, bagi pegawai non ASN, guru honorer, perangkat RT RW dan pengelola rumah ibadah.
Kemudian, katanya, dialokasikan lagi di perubahan APBD 2023 dianggarkan untuk pekerja rentan seperti petani, pekebun, nelayan, UMKM dan pekerja rentan lainnya, dengan jumlah seluruhnya 20.337 orang.
"Untuk tahun ini dialokasikan sama dengan sebelumnya termasuk juga Badan Ad Hoc Panitia Pemilu KPU," kata Muhlis.
Dia mengharapkan ke depannya program perlindungan jaminan sosial ini bisa terus berkelanjutan dan dapat melindungi seluruh pekerja rentan di daerah ini secara bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan daerah agar kesejahteraan masyarakat pekerja lebih meningkat.
"Karena, tidak akan ada keadilan sosial tanpa adanya jaminan sosial,” ujarnya pada rapat monitoring dan evaluasi (Monev) pelaksanaan jaminan perlindungan sosial ketenagakerjaan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Barito Utara Mastur mengatakan kegiatan ini dilaksanakan untuk mengetahui tingkat efektivitas optimalisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan di Barito Utara selama 2023 dan rencana keberlanjutan aksi pada 2024.
Dalam kegiatan monev tersebut juga dilaksanakan penyerahan santunan manfaat jaminan kematian secara simbolis oleh Pj Bupati Barito Utara.
Pewarta : Kasriadi
Editor : Admin 2
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
PT Jamkrindo-Pemkab Pulang Pisau perkuat jaminan kontraktor gagal penuhi kewajiban
15 April 2026 16:48 WIB
Disdik dan BPJS dorong sekolah swasta lindungi tenaga pendidik di Palangka Raya
16 February 2026 18:30 WIB
Halal Center UMPR perkuat sistem jaminan halal lewat audit di RSI PKU Muhammadiyah
27 January 2026 16:02 WIB
Pemkab Kotim pertahankan program jaminan kesehatan masyarakat di tengah efisiensi anggaran
26 January 2026 23:51 WIB
Kejati tangkap tersangka dugaan korupsi klaim fiktif JKK BPJS Ketenagakerjaan
18 December 2025 23:32 WIB
Huawei Pura 80 masuk pasar Indonesia, bawa jaminan perlindungan satu tahun
22 September 2025 13:29 WIB
Terpopuler - Barito Utara
Lihat Juga
Pelantikan pejabat dikeluhkan, Shalahuddin sebut media tetap bisa akses informasi
04 May 2026 14:07 WIB