Tim UMPR dampingi guru SD implementasikan Kurikulum Merdeka
Senin, 14 Oktober 2024 19:42 WIB
Tim dosen UMPR melaksanakan pengabdian masyarakat pada guru Sekolah Dasar Negeri 1 Saka Tamiyang, Kabupaten Kapuas. ANTARA/HO-Tim Pengmas Dosen UMPR
Palangka Raya (ANTARA) - Tim dosen program pengabdian masyarakat dari Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan pendampingan peningkatan mutu pengajaran guru Sekolah Dasar (SD) dalam implementasi kurikulum merdeka.
"Program ini kami pusatkan bagi guru Sekolah Dasar Negeri 1 Saka Tamiyang, Kabupaten Kapuas," kata Ketua Tim Pengabdian Masyarakat UMPR, Nurun Ni'mah MPd di Palangka Raya, Senin.
Dia menerangkan, kegiatan yang dilaksanakan pada 2 Oktober hingga 10 Oktober lalu itu merupakan program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM) dengan lingkup pemberdayaan kemitraan masyarakat.
"Melalui kegiatan ini kami ingin meningkatkan pemahaman guru mengenai konsep dan prinsip Kurikulum Merdeka," kata Ni'mah.
Untuk itu, pelaksanaan pendampingan terhadap para guru di sekolah setempat dirancang sedemikian rupa sehingga nantinya guru mampu menyusun metode pembelajaran yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka.
Baca juga: Puncak reuni akbar alumni Fisipol UMPR dimeriahkan jalan sehat
Seiring dengan peningkatan keterampilan pedagogis guru dalam menerapkan metode pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada murid.
"Kami juga ingin guru mampu mengoptimalkan pembelajaran di daerah pesisir yang memiliki tantangan akses dan sumber daya pendidikan terbatas," kata Ni'mah.
Untuk itu, program ini juga untuk mendorong guru untuk lebih mandiri dan kreatif dalam menciptakan pengalaman belajar yang relevan dan bermakna bagi siswa di konteks lokal.
"Kegiatan ini secara umum untuk meningkatkan kompetensi guru, mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif guru, meningkatkan kualitas pendidikan lokal, meningkatkan pemberdayaan guru, mengurangi kesenjangan pendidikan, dan meningkatkan kolaborasi antar pemangku kepentingan," katanya.
Sementara itu, sumber dana program pengabdian masyarakat pada SDN di wilayah Pesisir Sungai Kapuas, Kecamatan Kapuas Barat ini berasal dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia 2024.
Baca juga: Reuni Akbar Alumni Fisipol UMPR dimeriahkan 'welcome party'
Baca juga: Reuni Akbar Fisipol UMPR akan hadirkan semua calon gubernur Kalteng
Baca juga: Dua mahasiswa Fisipol UMPR dinyatak lulus pasca terbitkan buku
"Program ini kami pusatkan bagi guru Sekolah Dasar Negeri 1 Saka Tamiyang, Kabupaten Kapuas," kata Ketua Tim Pengabdian Masyarakat UMPR, Nurun Ni'mah MPd di Palangka Raya, Senin.
Dia menerangkan, kegiatan yang dilaksanakan pada 2 Oktober hingga 10 Oktober lalu itu merupakan program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM) dengan lingkup pemberdayaan kemitraan masyarakat.
"Melalui kegiatan ini kami ingin meningkatkan pemahaman guru mengenai konsep dan prinsip Kurikulum Merdeka," kata Ni'mah.
Untuk itu, pelaksanaan pendampingan terhadap para guru di sekolah setempat dirancang sedemikian rupa sehingga nantinya guru mampu menyusun metode pembelajaran yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka.
Baca juga: Puncak reuni akbar alumni Fisipol UMPR dimeriahkan jalan sehat
Seiring dengan peningkatan keterampilan pedagogis guru dalam menerapkan metode pembelajaran yang inovatif dan berpusat pada murid.
"Kami juga ingin guru mampu mengoptimalkan pembelajaran di daerah pesisir yang memiliki tantangan akses dan sumber daya pendidikan terbatas," kata Ni'mah.
Untuk itu, program ini juga untuk mendorong guru untuk lebih mandiri dan kreatif dalam menciptakan pengalaman belajar yang relevan dan bermakna bagi siswa di konteks lokal.
"Kegiatan ini secara umum untuk meningkatkan kompetensi guru, mengembangkan metode pembelajaran yang inovatif guru, meningkatkan kualitas pendidikan lokal, meningkatkan pemberdayaan guru, mengurangi kesenjangan pendidikan, dan meningkatkan kolaborasi antar pemangku kepentingan," katanya.
Sementara itu, sumber dana program pengabdian masyarakat pada SDN di wilayah Pesisir Sungai Kapuas, Kecamatan Kapuas Barat ini berasal dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia 2024.
Baca juga: Reuni Akbar Alumni Fisipol UMPR dimeriahkan 'welcome party'
Baca juga: Reuni Akbar Fisipol UMPR akan hadirkan semua calon gubernur Kalteng
Baca juga: Dua mahasiswa Fisipol UMPR dinyatak lulus pasca terbitkan buku
Pewarta : Rendhik Andika
Editor : Admin 2
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
UMPR dan UM Sampit kolaborasi praktikum sains dasar di laboratorium Fapertahut
30 January 2026 14:55 WIB
Fakultas Kedokteran UMPR gelar lokakarya penyusunan Modul Problem Based Learning
28 January 2026 17:37 WIB
Halal Center UMPR perkuat sistem jaminan halal lewat audit di RSI PKU Muhammadiyah
27 January 2026 16:02 WIB
Dosen FH UMPR terima anugerah artikel terbaik di Universiti Kebangsaan Malaysia
23 January 2026 14:35 WIB
Terpopuler - Universitas Muhammadiyah Palangkaraya
Lihat Juga
UMPR dan UM Sampit kolaborasi praktikum sains dasar di laboratorium Fapertahut
30 January 2026 14:55 WIB
Fakultas Kedokteran UMPR gelar lokakarya penyusunan Modul Problem Based Learning
28 January 2026 17:37 WIB
Halal Center UMPR perkuat sistem jaminan halal lewat audit di RSI PKU Muhammadiyah
27 January 2026 16:02 WIB
Dosen FH UMPR terima anugerah artikel terbaik di Universiti Kebangsaan Malaysia
23 January 2026 14:35 WIB