Palangka Raya (ANTARA) - Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Hasan Busyairi mendesak Dinas Pendidikan memperbanyak kuota jalur prestasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk menciptakan sistem yang lebih adil dan kompetitif.

"Penambahan jalur prestasi ini diharapkan dapat mengurangi tekanan sistem zonasi yang kerap menjadi sumber masalah setiap tahunnya," katanya di Palangka Raya, Sabtu.

Hasan mengungkapkan, banyak siswa yang memiliki potensi dan prestasi tinggi namun terhambat karena keterbatasan zonasi tempat tinggal yang tidak memungkinkan mereka memilih sekolah favorit.

Dengan kuota jalur prestasi yang lebih besar, siswa berprestasi memiliki kesempatan lebih luas untuk mendaftar di sekolah pilihan mereka tanpa terbatas oleh domisili.

“Fenomena ini paling sering terjadi di jenjang SMP, terutama di SMP Negeri 1 dan 2, sementara jenjang SD sudah lebih merata,” ujarnya.

Selain itu, Hasan menegaskan pentingnya pengawasan ketat selama proses PPDB tahun ini, mengingat penerapan sistem baru yang perlu diantisipasi dengan persiapan matang.

Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya diminta memfokuskan perhatian pada kesiapan pelaksanaan agar tidak terulang kendala seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

“Kami berharap evaluasi tahun lalu bisa menjadi bahan perbaikan sehingga PPDB berjalan lebih lancar dan transparan,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Hasan juga mengingatkan pemerintah kota agar menyediakan layanan informasi yang mudah diakses untuk para orang tua yang hendak mendaftarkan anak mereka.

Menurutnya, banyak keluhan yang diterima akibat kurangnya komunikasi dan informasi yang jelas antara sekolah dan orang tua selama pendaftaran PPDB.

“Kami sudah mengingatkan sejak dini agar Dinas Pendidikan mengontrol dengan ketat, khususnya di sekolah-sekolah prioritas agar tidak ada miskomunikasi yang berujung masalah,” demikian Hasan.


Pewarta : Rajib Rizali
Uploader : Ronny
Copyright © ANTARA 2026