Muara Teweh (ANTARA) - Bupati Barito Utara,Kalimantan Tengah, Shalahuddin menegaskan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung percepatan pembangunan daerah pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kecamatan Teweh Tengah.

"Musrenbang merupakan forum strategis yang mencerminkan komitmen bersama dalam mewujudkan visi Kabupaten Barito Utara yang maju, tumbuh pesat, sejahtera, dan berkeadilan," kata Shalahuddin di Muara Teweh, Selasa. 

Bupati Shalahuddin menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh unsur yang hadir, mulai dari pimpinan dan anggota DPRD Barito Utara, jajaran pemerintah daerah, camat dan kepala desa se-Kecamatan Teweh Tengah, unsur TP PKK, tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuda, dunia usaha, hingga insan media.

Musrenbang, katanya, menjadi wadah penting untuk mengakomodasi aspirasi masyarakat secara partisipatif serta menyelaraskan usulan pembangunan desa dan kecamatan dengan arah kebijakan daerah dan nasional, termasuk visi pembangunan nasional “Asta Cita”.

“Tahun 2027 merupakan tahun yang sangat krusial dalam pelaksanaan RPJMD Kabupaten Barito Utara 2025–2030. Oleh karena itu, Musrenbang ini harus mampu menghasilkan perencanaan yang lebih terukur, lebih cepat, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tegas Shalahuddin.

Musrenbang Kecamatan Teweh Tengah tahun ini mengusung tema “Penguatan Produktivitas Sektor Unggulan dan Pelayanan Publik sebagai Penggerak Transformasi Ekonomi Daerah.” 

Tema tersebut, kata Bupati, menjadi arah strategis pembangunan daerah yang membutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah, DPRD, dunia usaha, dan masyarakat.

Bupati Barito Utara Shalahuddin menyerahkan bantuan untuk tenaga medis pada Musrenbang Kecamatan Teweh Tengah di Muara Teweh, Selasa (10/2/2026).ANTARA/HO-Dinas Kominfosandi Barito Utara

Pada kesempatan itu, Bupati Shalahuddin juga memaparkan sejumlah program prioritas infrastruktur tahun 2027, di antaranya percepatan pembangunan tiga jembatan utama antara lain Jembatan Tumpung Laung, Jembatan Lemo dan Jembatan Lahei, pembangunan serta pelebaran jalan strategis, penataan kawasan perkotaan Muara Teweh, pembangunan sport center di ibu kota kecamatan, pengembangan SPAM IKK, rehabilitasi RSUD Muara Teweh, hingga normalisasi Sungai Bengaris sebagai upaya pengendalian banjir.

Baca juga: Bupati Barut tekankan penyelesaian 12 program prioritas melalui Dinas PUPR

Baca juga: Wabup Barut: Musrenbang Teweh Baru momentum strategis RPJMD 2027

Ia mengingatkan agar seluruh usulan program dan kegiatan benar-benar berbasis data dan kebutuhan riil di lapangan, menghindari ego sektoral, serta tetap mengedepankan prinsip pembangunan berkelanjutan yang ramah lingkungan.

“Keterbatasan anggaran memang menjadi tantangan, namun dengan perencanaan yang matang, prioritas yang jelas, dan pengelolaan keuangan yang akuntabel, saya yakin kita dapat mengoptimalkan setiap rupiah untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Bupati berharap Musrenbang Kecamatan Teweh Tengah dapat menjadi momentum untuk menyusun rencana kerja yang realistis dan berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus mempercepat transformasi ekonomi daerah menuju Barito Utara yang lebih maju dan berkeadilan.

Baca juga: Bupati Barut perkuat sinergi pembangunan dari desa hingga kabupaten

Baca juga: Shalahuddin minta pelayanan maksimal bagi bayi penderita hidrosefalus

Baca juga: TP PKK Barut berupaya tingkatkan kualitas tumbuh kembang anak

Baca juga: Kunjungi RSUD Muara Teweh, Ketua PKK Barut dukung sinergi kesehatan masyarakat