Muara Teweh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara,Kalimantan Tengah, menggelar forum perangkat daerah Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 sebagai tahapan strategis dalam merumuskan arah pembangunan daerah tahun depan.
“Forum ini merupakan bagian dari langkah strategis dalam menyusun RKPD 2027 agar mampu menjawab berbagai permasalahan dan tantangan pembangunan daerah, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” kata Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik Barito Utara Ardian membacakan sambutan Bupati Shalahuddin di aula Bappedarida setempat, Muara Teweh,Jumat.
Menurut dia, forum perangkat daerah merupakan langkah awal yang sangat penting untuk memastikan proses perencanaan pembangunan dilakukan secara cermat, terencana, dan terintegrasi.
Pada 2027, katanya, merupakan tahun krusial dalam implementasi RPJMD 2025–2030 karena telah memasuki Tahap II dengan tema penguatan produktivitas sektor unggulan dan pelayanan publik sebagai penggerak transformasi ekonomi daerah.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga telah menetapkan peta jalan pembangunan melalui gerakan “11.12 GASPOL” (Gerakan Akselerasi Sebelas Program Unggulan dan Dua Belas Kegiatan Prioritas Infrastruktur).
"Program ini diharapkan dapat diterjemahkan ke dalam kegiatan konkret oleh seluruh perangkat daerah," katanya.
Dia menekankan lima poin penting kepada seluruh perangkat daerah. Pertama, memperkuat sinergi dan integrasi program dengan meninggalkan ego sektoral serta meningkatkan kolaborasi antar-OPD. Kedua, menyusun anggaran secara efektif dan efisien dengan fokus pada prioritas masyarakat serta menerapkan prinsip value for money dan menghindari kegiatan seremonial.
Ketiga, menerapkan perencanaan berbasis data (data driven planning) melalui pemanfaatan data yang akurat dan optimalisasi penggunaan aplikasi SIPD agar target yang ditetapkan realistis dan terukur. Keempat, mendorong inovasi dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi, perubahan iklim, serta dinamika sosial ekonomi guna meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kelima, memperkuat monitoring dan evaluasi dengan indikator kinerja yang jelas serta pelaporan yang transparan dan akuntabel.
“Saya berharap melalui forum ini setiap usulan program dapat dikaji secara mendalam sehingga dokumen RKPD Tahun 2027 tersusun secara komprehensif dan aplikatif. Mari kita manfaatkan forum ini untuk membangun komunikasi yang intensif dan menyepakati langkah-langkah konkret pembangunan daerah,” demikian pesan Bupati dalam sambutannya disampaikan Ardian.
Plt Kepala Bappedarida Barito Utara Yaser Arapat menyampaikan laporan kegiatan FPD dan pembahasan rancangan Awal RKPD Barito Utara 2027 di Muara Teweh, Jumat (13/2/2026).ANTARA/Dokumen Pribadi
Melalui forum ini, diharapkan seluruh perangkat daerah mampu menyelaraskan program prioritas serta memastikan arah pembangunan Kabupaten Barito Utara 2027 berjalan efektif, terukur, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bappedarida) Barito Utara Yaser Arapat menyatakan forum perangkat daerah ini menjadi sarana untuk sinkronisasi, penajaman, dan penyepakatan program prioritas, termasuk penyesuaian pendanaan berdasarkan pagu indikatif.
"Dengan demikian, perencanaan pembangunan tahun 2027 diharapkan lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran,” kata Yaser Arapat.
Menurut dia, Forum yang diikuti 150 peserta ini bertujuan untuk menyelaraskan program dan kegiatan perangkat daerah berdasarkan hasil Musrenbang tingkat kecamatan, sekaligus mempertajam indikator serta target kinerja masing-masing perangkat daerah.
Forum perangkat daerah ini, katanya, merupakan tahapan strategis dalam proses perencanaan pembangunan agar program yang dirumuskan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat dan sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
"Dalam forum ini juga dilakukan pembahasan dan penyempurnaan rancangan awal RKPD Barito Utara 2027 agar menjadi dokumen yang lebih komprehensif, memuat regulasi serta kerangka anggaran perangkat daerah secara jelas dan terukur," katanya.