Palangka Raya (ANTARA) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah melalui Bidang Pembinaan SMP memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP tahun 2026 berjalan lancar dan sesuai dengan pedoman yang telah ditetapkan.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Aswan, Rabu, di Palangka Raya mengatakan monitoring di sejumlah sekolah dan secara umum pelaksanaan TKA tidak mengalami kendala berarti.
“Evaluasi pelaksanaan TKA berjalan dengan lancar dan sesuai dengan pedoman yang sudah ditentukan. Harapannya hasil TKA ini menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pemangku kepentingan, khususnya di bidang pendidikan, untuk terus meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan,” kata Aswan.
Ia menjelaskan, TKA merupakan Tes Kemampuan Akademik yang dilatarbelakangi oleh kebutuhan adanya pelaporan capaian akademik individu murid melalui penilaian terstandar.
Dalam beberapa tahun terakhir, tidak tersedianya laporan tersebut menjadi tantangan, terutama dalam berbagai kebutuhan seperti seleksi masuk jenjang pendidikan lanjutan, pemetaan mutu pendidikan, hingga perbaikan proses pembelajaran.
Berdasarkan Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025 Pasal 13 ayat (2), hasil TKA jenjang SMP/MTs/sederajat dapat menjadi salah satu syarat dalam seleksi penerimaan murid baru pada jenjang SMA/MA/sederajat maupun SMK/MAK melalui jalur prestasi.
Untuk memastikan pelaksanaan berjalan optimal, Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya melakukan monitoring di sejumlah satuan pendidikan. Pengawasan ini bertujuan memastikan pelaksanaan TKA sesuai standar, sekaligus mengantisipasi berbagai potensi kendala seperti gangguan jaringan, pemadaman listrik, serta memastikan tingkat kehadiran peserta.
“Monitoring ini juga untuk memastikan tidak ada hambatan yang dihadapi peserta maupun sekolah pelaksana, serta memastikan tingkat kehadiran siswa kelas 9 dapat mencapai 100 persen,” ujarnya.
Baca juga: Pemkot Palangka Raya perkuat peran mahasiswa pada pembangunan lewat SP4N LAPOR
Aswan menyebutkan, jumlah satuan pendidikan yang mengikuti TKA tingkat SMP di Kota Palangka Raya mencapai 50 sekolah dengan total peserta sebanyak 3.477 siswa, terdiri atas 1.744 laki-laki dan 1.733 perempuan.
Pelaksanaan TKA tahun ini berlangsung dalam empat gelombang, yakni pada 6 hingga 16 April 2026. Setiap gelombang terdiri dari tiga hingga empat sesi ujian.
Adapun mata pelajaran yang diujikan meliputi Bahasa Indonesia (literasi) dan Matematika (numerasi), dengan materi yang merupakan irisan antara Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Komposisi soal terdiri dari 70 persen disusun oleh pusat dan 30 persen oleh daerah dalam bentuk pilihan ganda.
Selain itu, peserta juga mengikuti survei lingkungan belajar dan survei karakter sebagai bagian dari penguatan evaluasi pendidikan secara menyeluruh.
Sejumlah sekolah yang menjadi lokasi monitoring antara lain SMPN 6 Palangka Raya, SMPN 2 Palangka Raya, SMPN 1 Palangka Raya, SMP GUPPI, SMP Katolik Santo Paulus Palangka Raya, SMP Muhammadiyah, SMPIT Hasanka Boarding School, SMPN 3 Palangka Raya, SMP Santa Maria Palangka Raya, SMPN 9 Palangka Raya, SMPN 11 Palangka Raya, dan SMPN 14 Palangka Raya.
Baca juga: Mahasiswi Psikologi UMPR ikuti Pilmapres Kalimantan lewat integrasi Sape VR
Baca juga: 100 mahasiswa UMPR perkuat literasi keuangan lewat kuliah umum Bank Indonesia
Baca juga: UMPR-Bank Indonesia kerja sama penguatan pendidikan kebanksentralan