Palangka Raya (ANTARA) - Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyatakan, pelaksanaan misi dagang dan investasi antara provinsi setempat bersama Jawa Timur menjadi sarana strategis untuk memacu pertumbuhan ekonomi daerah.
Ketua DPD Iwapi Kalteng Asty Rizky Badjuri di Palangka Raya, Sabtu, menilai kolaborasi antar daerah tersebut menjadi momentum strategis bagi pelaku usaha, khususnya pengusaha perempuan untuk memperluas jejaring pasar hingga tingkat nasional dan internasional.
"Keterlibatan Iwapi dalam misi dagang merupakan langkah penting dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi pelaku usaha di daerah, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas," terangnya.
Asty mengatakan ini merupakan kali kedua pihaknya melaksanakan MoU misi dagang setelah tahun 2022. Pihaknya menilai pemda sangat proaktif dalam jemput bola untuk memberi ruang bagi pelaku usaha daerah membangun komitmen dan kesepakatan dagang.
Dia menjabarkan nilai transaksi dalam misi dagang tahun 2026 menunjukkan peningkatan signifikan dibanding pelaksanaan sebelumnya.
Asty menambahkan, penguatan jejaring atau konektivitas antarpelaku usaha terbukti memberikan dampak positif, salah satunya dengan bertambahnya sektor komoditas baru dalam kerja sama dagang.
"Ternyata jejaring atau konektivitas itu sangat penting. Tahun ini ada penambahan sektor, terutama di bidang perikanan yang diarahkan untuk pasar Timur Tengah," katanya.
Lebih lanjut, Iwapi Kalimantan Tengah berharap kolaborasi tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan transaksi dagang, tetapi juga menjadi sarana berbagi ilmu dan pengalaman bagi pelaku usaha perempuan, agar lebih adaptif terhadap peluang bisnis di masa depan.
Ia menegaskan Iwapi berkomitmen mengawal setiap kesepakatan yang terjalin agar memberikan manfaat nyata bagi para anggota, baik dalam bentuk peningkatan kapasitas usaha maupun perluasan jaringan bisnis.
Baca juga: Kalimantan Tengah optimalkan Reforma Agraria percepat legalisasi aset
Baca juga: Kalimantan Tengah dan Jawa Timur hasilkan Rp2 T dalam transaksi dagang-investasi
Baca juga: Pemprov Kalteng-UMPR kolaborasi cetak 2.000 SDM pertanian
Baca juga: BI perkirakan kinerja konsumsi Pemprov Kalteng triwulan I 2026 meningkat