Muara Teweh (ANTARA) - Bupati Barito Utara,Kalimantan Tengah, Shalahuddin melaksanakan Safari Jumat di Kecamatan Lahei yang dirangkaikan dengan peninjauan langsung pembangunan Jembatan Lahei serta kondisi Jalan Malawaken, Jumat (24/4).
Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Sekda Muhlis dan kepala OPD meninjau lokasi pembangunan Jembatan Lahei dan ruas Jalan Malawaken guna memastikan progres pekerjaan sesuai dengan perencanaan teknis serta memberikan manfaat jangka panjang bagi mobilitas masyarakat.
“Pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan infrastruktur yang layak dan berkualitas. Peninjauan ini penting agar setiap program pembangunan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Shalahuddin saat berada di lokasi.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang merata akan mendorong pertumbuhan sektor-sektor potensial seperti pertanian dan perkebunan.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara menargetkan percepatan penanganan jalan dan jembatan guna mengurangi disparitas antarwilayah.
"Melalui langkah ini, diharapkan konektivitas antarwilayah semakin baik, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara adil dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Barito Utara," kata dia.
Bupati Barito Utara Shalahuddin didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Sekda Muhlis, staf ahli bupati, dan kepala perangkat daerah serta tokoh agama, masyarakat tinjau jembatan dan jalan Malawaken usai melaksanakan shalat Jumat, di Kecamatan Lahei, Jumat (24/4/2026). ANTARA/HO-Diskominfosandi Barut
Bupati Shalahuddin menyatakan kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan program pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Baca juga: Peran Perkimtan, Shalahuddin tegaskan kesiapan lahan kunci pembangunan infrastruktur
Bupati berdialog dengan tokoh agama, perangkat desa, dan masyarakat setempat usai pelaksanaan shalat berjamaah. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya sinergi antara visi pembangunan daerah dengan kondisi riil di lapangan.
Selain menyerap aspirasi warga, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang religius dan berakhlak.
"Saya turut mengapresiasi peran lembaga adat serta para guru ngaji di Lahei dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal di tengah arus globalisasi," ujar Shalahuddin.
Baca juga: Teken pakta integritas, Bupati Shalahuddin larang pungutan SPMB
Baca juga: Bupati Barito Utara komitmen program prioritas pendidikan gratis
Baca juga: Pemkab Barito Utara rehab RSUD Muara Teweh awal Mei
Baca juga: Shalahuddin targetkan raih Adipura dalam tiga tahun