Sampit (ANTARA) - Kapolres Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, AKBP Resky Maulana Zulkarnain menegaskan tidak ada aksi demonstrasi dalam peringatan Hari Buruh atau May Day di wilayah hukumnya pada hari ini.

"Untuk di Kotawaringin Timur kegiatannya adalah yang dilaksanakan saat ini (di Dermaga Habaring Hurung). Tidak ada kegiatan aksi yang lain. Adanya bakti sosial dan bakti kesehatan," kata Resky di Sampit, Jumat.

Penegasan itu disampaikan Resky saat menghadiri Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial dalam rangka peringatan Hari Buruh yang dilaksanakan di Dermaga Habaring Hurung di kawasan Pelabuhan Sampit.

Resky menegaskan, peringatan Hari Buruh di wilayah hukumnya berlangsung kondusif. Pihaknya juga sudah melakukan pemantauan secara menyeluruh untuk memastikan bahwa tidak ada aksi dalam peringatan Hari Buruh tersebut.

Dia mengapresiasi para pekerja di daerah ini yang selalu kompak dan mendukung pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sehingga situasi daerah ini selalu kondusif.

Jika pun ada aspirasi, para pekerja menyampaikannya dengan baik. Termasuk dalam peringatan Hari Buruh ini, pekerja sepakat bersama pemerintah dalam kegiatan bakti kesehatan dan bakti sosial.

"Alhamdulillah selama ini sinergi kita berjalan lancar. Ada beberapa hal yang menjadi aspirasi mereka ataupun apa yang mereka inginkan, selalu dapat kita fasilitasi dengan Dinas Ketenagakerjaan. Sejauh ini seluruh pekerja yang ada di Kotawaringin Timur dapat mendapatkan haknya dengan baik," ujar Resky.

Baca juga: Sebanyak 46 PNS Kotawaringin Timur akhiri masa tugas

Secara umum di wilayah hukum Polda Kalimantan Tengah atau Provinsi Kalimantan Tengah, peringatan Hari Buruh dimaknai dengan kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan. Untuk tingkat provinsi, terpusat di Bundaran Besar Palangka Raya. Kegiatan yang dilaksanakan umumnya bersifat kegembiraan sekaligus menikmati hari liburnya para buruh.

Dalam hal koordinasi dan informasi terkait bidang ketenagakerjaan, kata Resky, Polda Kalimantan Tengah sudah memiliki aplikasi Sistem Informasi Desk Ketenagakerjaan atau disingkat dengan nama SIDESTA. Aplikasi ini disebut merupakan yang pertama di seluruh Indonesia.

Segala sesuatu yang berkaitan hak buruh akan dikomunikasikan dengan baik melalui sistem informasi tersebut. Selanjutnya juga bisa dilakukan audiensi apabila ada hal-hal yang dinilai menjadi isu-isu penting bagi pekerja.

"Sejauh ini alhamdulillah puji Tuhan semua berjalan dengan baik dan tidak ada kendala, khususnya di Kalimantan Tengah," tegasnya.

Sementara itu terkait peringatan Hari Buruh, Resky menyebut sejarahnya panjang khususnya sejak revolusi industri sampai sejauh ini sudah revolusi industri 4.0 dan mengarah pada Society 5.0. Artinya, perjuangan federasi atau serikat buruh ini memang wajib untuk dapat mendapatkan haknya.

"Ini memang kewajiban kita dari institusi, baik itu dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat untuk bisa menyesuaikan dengan keadaan saat ini," demikian Resky.

Baca juga: KSOP Sampit ingatkan bongkar muat di pelabuhan wajib terapkan K3

Baca juga: Bakti kesehatan dan sosial warnai peringatan Hari Buruh di Kotim

Baca juga: Polres Kotim gagalkan penyelewengan 160 karung pupuk subsidi