Palangka Raya (ANTARA) - Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Khemal Nasery mengapresiasi langkah Wali Kota, Fairid Naparin yang dinilai berhasil mengurai antrean panjang pembeli bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di kota setempat.
“Ini langkah yang bagus dari Wali Kota Palangka Raya yang telah melaksanakan rapat bersama Pertamina, pemilik SPBU serta stakeholder terkait di Kota Palangka Raya, dan sudah membuahkan hasil,” katanya di Palangka Raya, Minggu.
Menurutnya, kondisi distribusi BBM saat ini sudah jauh membaik dibandingkan beberapa hari sebelumnya yang diwarnai antrean panjang di berbagai SPBU.
Ia menyebut, masyarakat kini lebih mudah mendapatkan BBM, baik jenis Pertalite maupun Pertamax tanpa harus mengantre lama.
Khemal menilai, kebijakan pemerintah daerah bersama pihak terkait cukup efektif dalam mengatasi persoalan yang sempat meresahkan masyarakat tersebut.
“Sekarang tidak ada lagi antrean yang panjang di SPBU. Warga bisa dengan mudah mendapatkan BBM, baik Pertalite maupun Pertamax,” ucapnya.
Baca juga: Pertamina tegaskan stok BBM Kalteng aman, Pertamax capai 1,172 juta liter
Selain itu, ia juga mendukung kebijakan operasional SPBU yang diperpanjang hingga 24 jam, bahkan ada yang beroperasi hingga pukul 01.00 WIB.
Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi salah satu langkah konkret untuk mengurai penumpukan antrean yang sebelumnya terjadi.
“Ini kan salah satu upaya untuk mengurai antrean panjang yang selama ini menumpuk,” ujarnya.
Khemal menambahkan, jaminan dari Pertamina terkait ketersediaan stok BBM sebesar 205 kiloliter per hari juga patut diapresiasi karena memberikan kepastian kepada masyarakat.
Kendati demikian, ia mengingatkan agar pengawasan tetap dilakukan secara ketat oleh pemerintah dan aparat kepolisian di lapangan.
“Jangan sampai ada warga yang menggunakan kendaraan dengan tangki modifikasi, misalnya mengisi sampai 200 atau 300 liter. Kasihan nanti masyarakat lain tidak bisa mendapatkan BBM,” ungkapnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi aturan dengan membeli BBM sesuai kebutuhan.
“Pagi ini saya sangat bahagia bisa mengisi BBM jenis Pertamax tanpa antre. Karena beberapa hari ini mobil saya ini hanya di rumah saja,” demikian Khemal.
Baca juga: Guru SD di Palangka Raya harumkan nama Kalteng di ajang nasional
Baca juga: Wali Kota Palangka Raya pastikan Pertamina tambah stok BBM
Baca juga: Baznas dan BPJS Ketenagakerjaan hadirkan perlindungan pelaku usaha rentan di Kalteng