Tamiang Layang (ANTARA) - Bupati Barito Timur, Kalimantan Tengah, M Yamin meyakini bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa traktor dari pemerintah pusat, memberikan dampak besar dalam pemperkuat program ketahanan pangan di wilayah setempat.

Keyakinan tersebut disampaikan Yamin saat melihat sekaligus mengecek sembilan traktor yang berasal dari pemerintah pusat di halaman belakang Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur, Selasa.

"Bantuan ini bentuk dukungan pusat dalam meningkatkan produktivitas pertanian, sekaligus mempercepat pengolahan lahan pertanian masyarakat di Bartim," ucapnya.

Menurut orang nomor satu di lingkup Pemkab Bartim itu, keberadaan alsintan sangat penting dalam mendukung percepatan tanam, efisiensi kerja petani, serta pengembangan sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat di Barito Timur.

"Kami berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal dan dirawat dengan baik oleh kelompok tani penerima, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang," ujar Yamin.

Dirinya pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pertanian dan Presiden Republik Indonesia, atas bantuan yang diberikan kepada para petani di Barito Timur.

"Bantuan ini sangat membantu kelompok tani dalam meningkatkan efektivitas pengolahan lahan dan produktivitas pertanian," tandas Bupati Bartim ini.

Sementara itu, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur, Inapriani menjelaskan, bantuan traktor tersebut nantinya akan disalurkan kepada kelompok tani yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Penyaluran bantuan akan dilakukan secara bertahap dan tepat sasaran agar pemanfaatannya dapat berjalan optimal di lapangan," kata dia.

Dia mengatakan, bantuan traktor tersebut diprioritaskan untuk mendukung program pengembangan jagung pakan dan hortikultura yang dijalankan bersama TNI dan Polri.

"Bantuan traktor ini difokuskan untuk mendukung program pengembangan jagung pakan dan hortikultura, sehingga proses pengolahan lahan dapat dilakukan lebih cepat dan efisien," ujarnya.

Menurut Inapriani, hingga saat ini pihaknya masih menunggu data resmi dari kementerian maupun penyedia jasa terkait kelompok tani penerima bantuan.

Baca juga: Tinjau posyandu, Ketua PKK Bartim ingin pelayanan enam SPM diperkuat

"Untuk nama kelompok tani penerima masih menunggu data resmi dari kementerian maupun penyedia jasa," katanya.

Dari total sembilan unit traktor bantuan pemerintah pusat tersebut, sebanyak delapan unit telah tiba di Kabupaten Barito Timur, sementara satu unit lainnya masih dalam proses distribusi dari Pulau Jawa.

"Kami berharap bantuan alsintan ini dapat memperkuat sektor pertanian daerah sekaligus mendukung peningkatan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat tani di Barito Timur," demikian Inapriani.

(*Kontributor Lepas.

Baca juga: Pemkab Bartim cek kondisi BBM di SPBU dan pengecer

Baca juga: Disdukcapil Bartim terus permudah akses dokumen kependudukan digital

Baca juga: Polres Barsel berhasil gagalkan pengiriman ratusan BBM bersubsidi ke Bartim