Palangka Raya (ANTARA) - Legislator Kalimantan Tengah Ferry Khaidir mengaku mendapatkan banyak aspirasi dan permintaan dari masyarakat di sejumlah desa maupun kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Permintaan yang disampaikan pada saat reses itu mayoritas berkaitan dengan perbaikan infrastruktur dan persoalan sengketa lahan, kata Ferry di Palangka Raya, Senin.

"Mereka sangat mengharapkan pemerintah lebih optimal melakukan perbaikan jalan, dan membantu menyelesaikan sengketa lahan yang sampai saat ini belum selesai," ujarnya.

Wakil Rakyat Kalteng dari daerah pemilihan II meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur dan Seruyan itu pun membeberkan, warga Desa Bringin Agung, Kecamatan Telaga Antang mengusulkan perbaikan jalan poros menuju padepokan di RT 12/RW 13, pembangunan mushola pemuda di RT 18/RW 4, serta pembangunan kantor desa.

Dia mengatakan selain infrastruktur, masyarakat berharap adanya perhatian terhadap kualitas pendidikan, khususnya kondisi bangunan sekolah dan peningkatan kapasitas guru melalui pelatihan. Warga juga mengusulkan pembentukan kelompok tani dan tempat penampungan sawit untuk mendukung sektor pertanian desa.

"Masyarakat juga berharap adanya dukungan terhadap sektor pertanian dan peningkatan kualitas pendidikan di desa," ucapnya.

Ferry melanjutkan, di Kecamatan Telaga Antang, warga turut menyampaikan usulan bantuan dana pesantren sebesar Rp1,2 miliar, pembangunan fasilitas umum seperti lapangan olahraga serta perbaikan rambu-rambu jalan. Peningkatan kualitas pendidikan di Desa Telaga Baru juga menjadi perhatian masyarakat.

Persoalan sengketa lahan turut mengemuka dalam reses tersebut. Di mana warga berharap pemerintah daerah dapat memberikan solusi terhadap konflik tanah yang selama ini terjadi di wilayah mereka.

"Masyarakat berharap ada penyelesaian terhadap persoalan sengketa tanah yang dinilai cukup lama belum terselesaikan," ujarnya.

Ferry juga menambahkan, di Kecamatan Mentawa Baru Hilir, masyarakat mengusulkan bantuan alat pentas reog untuk Paguyuban Putra Terate di Desa Pundu.

Baca juga: Sinergi DPRD dan pemda dinilai penting percepat pembangunan
 

Warga juga meminta pembangunan mushola, bantuan alat kantor bagi mantir adat dan yayasan TPA, serta pelatihan untuk koperasi desa dan kelompok tani.

Di Desa Jaya Karet, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, warga mengusulkan semenisasi jalan guna memperlancar transportasi hasil bumi.

Selain itu, masyarakat meminta penanganan tegas terhadap penyalahgunaan narkoba serta pemerataan jaringan komunikasi dan internet hingga ke desa-desa.

"Seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan saat reses akan kami perjuangkan dan koordinasikan dengan pemerintah daerah, agar dapat direalisasikan secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat," demikian Ferry.

Baca juga: DPRD Kalteng minta kepastian proyek kereta lintas Kalimantan hingga IKN

Baca juga: DPRD minta Pemprov Kalteng tindak lanjuti aspirasi hasil reses

Baca juga: DPRD Kalteng tekankan transparansi dan akuntabilitas dalam kebijakan publik