Pulang Pisau (ANTARA) - Sebanyak 71 peserta binaan Sanggar Budaya Bukit Kahias (SaBaBuka) melaksanakan uji kompetensi peserta didik seni tari sebagai upaya mengukur kemampuan serta rasa percaya diri setelah mengikuti proses latihan panjang. 

“Anak-anak yang telah mengikuti latihan selanjutnya dapat naik tingkat, misalnya dari kelas tari Bahalai ke kelas tari Giring-Giring,” kata Pembina Sababuka, Arum Aisah di Pulang Pisau, Senin Malam. 

Menurut Arum, uji kompetensi ini dinilai dapat meningkatkan rasa percaya diri pada peserta didik serta menumbuhkan sikap disiplin dan tanggung jawab. Ia menyebut tampil di depan umum dapat membiasakan peserta didik untuk membangun kepercayaan diri dan kesiapan sebelum mengikuti berbagai perlombaan.

Uji kompetensi ini, paparnya, diikuti oleh peserta didik dari berbagai usia. Mulai dari anak Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) sampai yang sudah bekerja. Keterlibatan berbagai kelompok usia menunjukkan minat masyarakat terhadap seni tari masih cukup tinggi serta menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya daerah.

“Bahkan ada anak yang berusia lima tahun sudah mengikuti uji kompetensi yang menunjukkan minat dan kecintaan terhadap seni budaya sejak usia muda,” katanya. 

Baca juga: Pemkab Pulang Pisau salurkan 50 hewan kurban

Ia mengatakan, pada uji kompetensi ini terdapat empat jenjang kelas yaitu kelas tari bahalai, tari tari kiap, tari Giring-Giring dan tari Dadas. Setiap peserta didik yang telah memenuhi kemampuan dan keterampilan sesuai tahapan pembelajaran berkesempatan untuk naik ke jenjang berikutnya. 

Arum berharap melalui uji kompetensi ini anak-anak Pulang Pisau memiliki tempat untuk terus berkarya. Ia menyampaikan budaya daerah harus terus berkembang dan dilestarikan. 

“Anak-anak ini nantinya dapat menjadi penerus kami yang saat ini sudah semakin tua sehingga seni tari dan budaya daerah tetap terjaga dan terus dilestarikan,” terang Arum.

Dikatakan Arum, saat ini Sababuka belum memiliki tempat yang tetap. Kegiatan latihan sementara hanya dilaksanakan di lapangan Handep Hapakat dan tempat olahraga yang berada di dekat stadion.

Baca juga: Pemkab Pulang Pisau terima bantuan tujuh ekor hewan kurban

Baca juga: Legislator soroti belum meratanya kualitas pendidikan di Pulang Pisau

Baca juga: Pemkab Pulang Pisau usulkan PLTS Komunal solusi listrik di daerah terisolir