
Badan Pembentukan Provinsi Kotawaringin Direvitalisasi

Kotawaringin terpisah dari Provinsi Kalteng, yakni Kabupaten Kotawaringin Timur, Seruyan, Kotawaringin Barat, Lamandau dan Sukamara. Mereka kini sudah membentuk BP3K di masing-masing daerah.
Sampit, Kalteng, 21/5 (Antara) - Badan Persiapan Pembentukan Provinsi Kotawaringin sepakat melakukan revitalisasi kepengurusan dilima kabupaten yang akan bergabung dalam provinsi baru tersebut.
"Revitalisasi itu akan dilakukan BP3K dilima kabupaten tersebut," kata Ketua BP3K Kabupaten Kotawaringin Timur, Suhartono Firdaus di Sampit, Selasa.
Dia mengatakan, langkah itu merupakan salah satu poin penting yang dihasilkan dalam rapat koordinasi BP3K tingkat provinsi di Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat belum lama ini.
Lima kabupaten bersatu membentuk Provinsi baru, Kotawaringin terpisah dari Provinsi Kalteng, yakni Kabupaten Kotawaringin Timur, Seruyan, Kotawaringin Barat, Lamandau dan Sukamara. Mereka kini sudah membentuk BP3K di masing-masing daerah.
Dijelaskannya, revitalisasi dilakukan berdasarkan hasil evaluasi yang menunjukkan bahwa kinerja badan tersebut mulai berkurang akibat sebagian pengurus tidak aktif lagi.
Untuk itulah harus dilakukan revitalisasi dengan memilih anggota kepengurusan yang benar-benar ingin berjuang membentuk Provinsi Kotawaringin.
Selain masalah terkait revitalisasi BP3K, kata tokoh pemuda yang akrab disapa Joko ini, ada sejumlah kesepakatan lainnya yang dihasilkan dalam pertemuan itu.
"Kesepakatan belum saatnya disampaikan secara rinci. Saya belum bisa menyebutkan lebih jauh terkait masalah ini. Pada saatnya nanti akan kami sampaikan," katanya.
Pembentukan Provinsi Kotawaringin yang akan memisahkan diri dari Provinsi Kaltengh dinilai sebagai keinginan yang wajar dan sudah sesuai kebutuhan dan harapan masyarakat.
Luas wilayah Kalteng yang mencapai satu setengah kali luas Pulau Jawa itu dinilai membuat jangkauan layanan kepada masyarakat kurang maksimal sehingga perlu ada pemekaran provinsi.
Sangat potensial
Jika rencana tersebut terwujud, Provinsi Kotawaringin diyakini bisa sejajar dengan provinsi lainnya di Indonesia mengingat potensi sumber daya alam dan manusia sangat potensial dan besar.
Selain terkenal sebagai kawasan perkebunan kelapa sawit, karet dan rotan, kawasan Kotawaringin juga memiliki potensi pertambangan emas, bauksit, galena, bijih besi, zircon dan lainnya. Potensi bidang pertanian dan kelautan juga sangat menjanjikan.
Dari segi fasilitas, kelima kabupaten yang menghadap laut Jawa ini menjadi pintu gerbang bagi Kalteng, khususnya lewat Pelabuhan Sampit Kabupaten Kotim dan Pelabuhan Kumai Kabupaten Kobar yang menjadi andalan Kalteng.
Selain itu, Kotim dan Kotim juga sudah memiliki bandara yang maju pesat, sehingga ikut mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di kedua kabupaten tersebut.
(T.KR-NJI/B/S019/S019)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
