Logo Header Antaranews Kalteng

DPRD Minta Dinkes Imbau Masyarakat Waspadai DBD

Jumat, 19 Juli 2013 18:26 WIB
Image Print
Ketua Komisi III DRPD Kota Palangka Raya, Muhammad Faisal. (FOTO ANTARA Kalteng/Ronny Nuelson Tumon)
Kami meminta Dinkes mengimbau masyarakat dan mengantisipasi penyebaran penyakit DBD. Jangan sampai berkembangbiaknya nyamuk aedes agepty di lingkungan warga,"

Palangka Raya, 19/7 (Antara) - Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah meminta dinas kesehatan mengimbau masyarakat waspada terhadap penyebaran penyakit demam berdarah dengue selama cuaca ekstrem yang terkadang hujan dan panas.

"Kami meminta Dinkes mengimbau masyarakat dan mengantisipasi penyebaran penyakit DBD. Jangan sampai berkembangbiaknya nyamuk aedes agepty di lingkungan warga," kata Ketua Komisi III DPRD Muhammad Faisal di Palangka Raya, Jumat.

Imbauan tersebut sejak dini dinilai efektif, dan jangan menunggu ada korban baru bertindak. Pastikan tempat berkembangbiaknya jentik-jentik nyamuk DBD sudah dicegah dari sekarang.

Dia berharap Palangka Raya bebas dari DBD. Karena itu Dinkes harus berusaha melalui aktivitas fogging (pengasapan), imbauan kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan.

"Kami hanya memberikan masukan kepada pihak terkait, agar bisa ditindaklanjuti dalam mewaspadai penyebaran DBD di kota `Cantik Palangka Raya`," ujarnya.

Untuk mengantisipasi penyakit tersebut, dia mengingatkan kepada masyarakat kota Palangka Raya meningkatkan gerakan kegiatan mengubur, menguras, dan menutup (3M) serta pemberian abatesasi.

Dia juga pemberantasan sarang nyamuk karena curah hujan mungkin saja masih terjadi hingga Agustus 2013. Gerakan ini dinilai efektif untuk mematikan penyebaran penyakit DBD.

"Saya kira untuk gerakan 3M cukup untuk mematikan jentik-jentik nyamuk DBD," kata Faisal.

Oleh sebab itu partisipasi masyarakat sangat diharapkan untuk mengantisipasi penyebaran DBD serta memperhatikan lingkungan karena pemberantasan nyamuk DBD harus melibatkan semua komponen masyarakat.

(T.KR-RON/C/S019/S019)



Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026