
Pencapaian KB Baru Di Barut 1.706 Orang

Kami terus mendorong para peserta KB pria untuk menggunakan alat kontrasepsi jenis ini,"
Muara Teweh, 24/7 (Antara) - Peserta keluarga berencana (KB) baru yang tersebar di sembilan kecamatan di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, hingga Juni 2013, mencapai 1.704 orang atau 42,11 persen dari sasaran 4.051 peserta.
"Pelayanan keluarga berencana (KB) dengan sasaran pasangan muda itu terbanyak menggunakan kontrasepsi jenis suntikan yang mencapai 800 orang," kata Kepala Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Barito Utara (Barut) Inriaty Karawaheni di Muara Teweh, Rabu.
Menurut dia, peserta KB baru itu selain menggunakan suntikan juga pil sebanyak 621 orang, implan (susuk) 92 akseptor, kondom 157 orang, IUD (spiral) 12 orang, dan medis operasi wanita (MOW) atau tubektomi enam orang dan medis operasi pria (MOP) atau vasektomi belum ada peminatnya.
Pihaknya terus menggalakkan pemberian layanan alat kontrasepsi melalui vasektomi, di mana minat pria untuk menggunakan alat kontrasepsi MOP atau vasektomi masih rendah.
"Khusus pengguna vasektomi, kami terus melakukan sosialisasi pemahaman alat kontrasepsi itu," kata Inriaty.
Menurut dia, penggunaan MOP itu dalam tiga tahun terakhir cenderung bertambah, yang diberikan secara cuma-cuma khusus bagi pria dengan kriteria tertentu diantaranya sudah berusia diatas 40 tahun dan punya anak sudah menginjak masa remaja.
"Kami terus mendorong para peserta KB pria untuk menggunakan alat kontrasepsi jenis ini," katanya.
Untuk meningkatkan keahlian tenaga pelayanan kontrasepsi tersebut pihaknya sedang melaksanakan pelatihan insersi Intra Uterine Device (IUD) yakni alat kontrasepsi dalam rahim.
"IUD merupakan alat kontrasepsi yang sangat baik dan efektif karena tidak mengandung hormon sehingga sangat baik bagi kesehatan ibu," katanya.
(T.K009/B/Y008/Y008)
Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
