
Disdik:UN SD/MI Barut Berjalan Lancar

Muara Teweh (Antara Kalteng)-Pelaksanaan ujian nasional SD/MI tahun ajaran 2014/2015 di Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah untuk pelajaran Bahasan Indonesia berjalan lancar.
"Sekolah kami semua kelengkapan UN tersedia tanpa ada kekurangan," kata Kepala Sekolah SDN Hajak Kecamatan Teweh Baru, Asmuri, Senin.
Menurut dia, peserta UN di sekolahnya sebanyak 24 murid semua hadir.
"UN hari pertama tidak ada kendala di sekolah kami," katanya.
Sementara Sekretaris Dinas Pendidikan Barito Utara, Abdul Hakim mengatakan pihaknya tidak menerima laporan adanya pelaksanaan UN SD/MI di daerah ini yang mengalami kendala.
"Kami tidak menerima laporan adannya kekurangan atau lainnya dalam pelaksanaan UN hari pertama," kata dia.
Hakim mengatakan di Barito Utara ada tiga dari 186 sekolah dasar tidak akan melaksanakan ujian nasional tahun ini karena tidak ada murid kelas enam.
Tiga SD yang tidak melaksanakan UN itu antara lain SDN 1 Jangkang Lama Kecamatan Lahei Barat, SDN 2 Paring Lahung Kecamatan Montallat dan SDN 1 Lawarang Kecamatan Gunung Purei.
"Karena kekurangan murid kelas 6, sejumlah sekolah itu tahun ini tidak melaksanakan UN," ucapnya.
Kegiatan UN tahun 2015 yang diikuti 2.996 murid di kabupaten pedalaman Sungai Barito tersebar di 183 sekolah baik dalam kota Muara Teweh maupun sembilan kecamatan lainnya.
Ribuan murid peserta UN tersebut sebanyak 2.737 murid dari Sekolah dasar negeri dan swasta serta Madrasyah Ibtidayah (MI) dengan 259 murid.
Pelaksanaan UN SD Sederajat tahun ini dilaksanakan hingga 18-20 Mei 2015, dengan tiga mata pelajaran yang akan diujikan, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Kemudian dilanjutkan dengan ujian akhir sekolah (UAS) dari 21-25 Mei 2015.
"Kita mengharapkan tahun 2015 tingkat kelulusan peserta ujian nasional tingkat SD/MI di Barito Utara dapat mencapai 100 persen," kata Hakim.
Pewarta : Kasriadi
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
