Logo Header Antaranews Kalteng

Masyarakat Pelosok Kotim Rasakan Peningkatan Infrastruktur

Sabtu, 14 November 2015 22:40 WIB
Image Print
Supian Hadi (tengah) dan M Taufiq Mukri (kanan) Istimewa

Sampit (Antara Kalteng) - Masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah merasakan kemajuan signifikan di bidang infrastruktur selama lima tahun terakhir sehingga sangat menunjang aktivitas ekonominya saat ini.

"Baru pemerintahan Bupati H Supian Hadi dan Wakil Bupati HM Taufiq Mukri banyak jalan dibuka. Dulu kami bepergian antarkampung harus menggunakan ces (sampan bermesin), sekarang hampir semuanya sudah bisa dijangkau melalui jalan darat, meski sebagian belum diaspal. Makanya kami mendukung beliau berdua kembali memimpin Kotim agar pembangunan dilanjutkan dan bertambah maju. Mereka sudah memberi bukti, bukan janji," kata Ansyari, tokoh masyarakat Kuala Kuayan Kecamatan Mentaya Hulu dihubungi dari Sampit, Sabtu.

Pembukaan jalan dan jembatan baru, membuat aktivitas perekonomian masyarakat semakin lancar dan meningkat. Petani semakin mudah memasarkan hasil pertanian dan pedagang juga semakin ramai pembeli karena ekonomi masyarakat meningkat serta akses dari kampung juga makin lancar.

"Dulu kami dari Kuayan mau ke Sampit harus menempuh empat sampai lima jam dengan kondisi jalan rusak, apalagi kalau musim penghujan maka kondisinya semakin parah. Sekarang, waktu tempuh paling lambat tiga jam. Hanya sekitar 30 kilometer yang belum beraspal. Itu pun karena jalannya masuk areal perusahaan. Suku cadang kendaraan juga tidak cepat rusak seperti dulu karena sekarang kondisi jalan sudah bagus," kata Ansyari.

Hal senaga diungkapkan Ustaz Rifqi, tokoh masyarakat di Kecamatan Bukit Santuai. Aspirasi besar terus mengalir dari masyarakat yang menginginkan pasangan Supian Hadi dan Taufiq Mukri untuk kembali menjadi bupati dan wakil bupati Kotawaringin Timur.

"Manfaat pembangunan selama pemerintahan SAHATI (Supian Hadi-Taufiq Mukri). Melihat besarnya dukungan di 14 desa di kecamatan kami ini, saya memperkirakan kemenangan SAHATI kali ini akan jauh lebih mudah dibanding saat 2010 lalu. Sekarang masyarakat sudah merasakan bukti kemajuan selama dipimpin Supian Hadi dan Taufiq Mukri," kata Rifqi dihubungi dari Sampit.

Pembangunan di Bukit Santuai tidak hanya di pusat kecamatan, tetapi sudah menyentuh sampai ke desa paling ujung yaitu Tumbang Seluang dan sekitarnya. Hampir semua desa kini sudah menikmati jalan dengan semenisasi sehingga cukup lancar. Program peningkatan layanan kesehatan, pendidikan dan pengentasan kemiskinan, juga sangat dirasakan oleh masyarakat.

"Dalam hal keagamaan, semua agama mendapat perhatian. Tokoh agama lain pun mengakui itu, tidak ada ketimpangan. Bahkan di Bukit Santuai ini rumah ibadah yaitu masjid, gereja dan balai basarah, dibangun dalam satu hamparan. Ini yang membuat masyarakat bangga karena kerukunan makin tercipta," sambung Rifqi.

Sementara tokoh masyarakat Kecamatan Antang Kalang, Harsono juga mengabarkan besarnya dukungan masyarakat untuk pasangan Supian Hadi dan Taufiq Mukri. Masyarakat dengan sukarela menghimpun dukungan ke desa-desa untuk memastikan kemenangan pasangan petahana ini.

Siap menangkan SEHATI

"Masyarakat mengharapkan beliau berdua kembali memimpin lagi. Bahkan kini semangat masyarakat adalah mempersembahkan kemenangan dengan perolehan suara yang sangat signifikan. Masyarakat di daerah transmigrasi dan masyarakat lokal satu suara dan bersama-sama siap memenangkan pasangan SAHATI," ujar Harsono.

Berdasarkan data, ada 449,18 kilometer jalan baru dan 13 jembatan baru yang dibangun selama masa pemerintahan Supian Hadi dan Taufiq Mukri periode 2010-2015. Tidak heran jika puluhan desa yang dulunya masuk kategori desa tertinggal, secara perlahan berhasil didorong menjadi desa maju dan mandiri. Bahkan ada desa yang menjadi juara nasional karena kemajuannya sangat bagus.

Supian Hadi yang merupakan bupati termuda di Kalimantan Tengah, bahkan sering blusukan menembus hutan belantara menggunakan sepeda motor trail untuk memetakan sendiri ruas-ruas jalan yang harus dibangunnya agar semua desa bisa ditembus melalui jalan darat. Dia juga kerap turun langsung memantau pengerjaan jalan dan jembatan untuk memastikan semua dilaksanakan sesuai harapan.

Ini menjadi bukti perhatian serius Supian Hadi dan Taufiq Mukri dalam membangun daerah tidak hanya di perkotaan, tetapi merata hingga ke pelosok desa, sehingga mampu menempatkan Kotim menjadi yang terdepan di Kalimantan Tengah. Masyarakat menginginkan pasangan ini kembali memimpin daerah untuk periode 2016-2021 sehingga bisa melanjutkan pembangunan di seluruh wilayah Kotim .



Pewarta :
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026