Logo Header Antaranews Kalteng

Pemkab Seruyan Bentuk Forum CSR

Rabu, 2 Maret 2016 16:58 WIB
Image Print
Ilustrasi, Corporate Social Responsibility
...hanya sebagian kecil perusahaan yang melaporkan penyaluran CSR. Itu juga hanya berupa laporan kegiatan tanpa ada rincian keuangannya,"

Kuala Pembuang (Antara Kalteng) - Pemerintah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah berencana membentuk Forum Coorporate Social Responsibility untuk mensinergikan penyaluran dana tanggung jawab sosial dari perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut.

"Peraturan Bupati (Perbup) tentang CSR yang menjadi dasar dibentuknya forum itu sedang kita susun. Mudah-mudahan secepatnya selesai sehingga forum ini segera dibentuk," kata Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Seruyan Bahrun Abbas di Kuala Pembuang, Rabu.

Dia mengatakan, potensi dana tanggung jawab sosial perusahaan yang ada di "Bumi Gawi Hatantiring" sebenarnya cukup besar. Hal itu dapat dilihat dari banyaknya perusahaan perkebunan dan kehutanan yang beroperasi di Seruyan.

"Jadi penyaluran dana CSR dari perusahaan perlu diarahkan dan ditingkatkan sehingga dapat bermanfaat bagi daerah dan masyarakat di masa mendatang," katanya.

Dia mengatakan, karena selama ini tidak ada dasar yang mengatur CSR, Pemkab tidak punya kewenangan untuk ikut mengarahkan penyaluran tersebut. Pemkab akhirnya menyerahkan penyaluran dana tanggung jawab sosial kepada masing-masing perusahaan.

"Selain itu, hanya sebagian kecil perusahaan yang melaporkan penyaluran CSR. Itu juga hanya berupa laporan kegiatan tanpa ada rincian keuangannya," katanya.

Ia berharap, dengan dibentuknya forum CSR, maka penyaluran CSR perusahaan di masa mendatang dapat bersinergi dengan program pemerintah yang menggunakan dana APBD.

Dana CSR perusahaan dapat mengakomodir usulan masyarakat yang belum tertampung melalui dana APBD, sehingga penyaluran dana CSR dari perusahaan tidak hanya bersifat seremonial, tapi diarahkan untuk program yang lebih menyentuh masyarakat secara luas.

"Melalui forum CSR, nanti pemerintah dan perusahaan akan saling bertukar informasi tentang program yang harus dilakukan sehingga bisa saling menutupi dan tidak tumpang tindih," katanya.



Pewarta :
Editor: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026