
Hore! Barito Utara Dapat Bus Damri Angkutan Ke Pedalaman

Muara Teweh (Antara Kalteng) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah kembali mendapat dua unit bus dari Perum Damri untuk menjangkau desa pedalaman yakni jurusan Muara Teweh menuju Desa Lampeong Kecamatan Gunung Purei dan Batu Raya Kecamatan Gunung Timang.
"Saat ini dua unit bus Damri untuk melayani dua desa di pedalaman ini sudah ada dan diperkirakan besok mulai ujicoba melayani trayek tersebut untuk mengangkut penumpang setiap hari selama sebulan," kata Kepala Dinas Perhubungan Barito Utara (Barut), Iwan Fikri di Muara Teweh, Senin.
Menurut Iwan, ujicoba operasi bis Damri ini dilengkapi AC dengan kafasitas penumpang 20 orang dan untuk tarif jurusan Muara Teweh - Lampeong sebesar Rp25.000/penumpang dan Muara Teweh - Batu Raya Rp20 ribu. Untuk berangkat dari Muara Teweh melalui terminal pasar bebas banjir Muara Teweh.
Bus Damri ini sebelumnya sudah melayani rute Muara Teweh - Benangin Kecamatan Teweh Timur, namun karena jalan rusak sudah sebulan lebih tidak beroperasi dengan tarif Rp40 ribu. Namun karena menyesuaikan dengan tarif kedua desa lainnya sehingga diturunkan menjadi Rp25 ribu/orang.
"Kita harapkan ruas jalan yang menghubungkan Muara Teweh - Benangin hingga Lampeong sudah diperbaiki, sehingga angkutan bus Damri kembali beroperasi," katanya.
Bertambahnya rute baru angkutan jalan darat ini sehingga Kabupaten Barito Utara mendapat tiga unit bus Damri dari Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat melalui Balai Lalu Lintas Angkutan Jalan, Sungai Danau dan Penyeberangan Palangka Raya dan Perusahaan Umum Damri Cabang Palangka Raya.
Rencananya, kata Iwan, Kabupaten Barito Utara juga akan dapat bus Damri tambahan untuk melayani jurusan Muara Teweh - Kelurahan Montallat Kecamatan Montallat.
"Kita harapkan bus tambahan ini terealisasi tahun ini juga sehingga angkutan ke desa-desa pedalaman dapat dijangkau melalui angkutan murah," katanya.
Sementara Bupati Barito Utara Nadalsyah mengatakan, di era otonomi daerah saat ini, transportasi memegang peranan penting bagi kelancaran pertumbuhan perekonomian, dimana perubahan sistem dari sentralisasi menjadi desentralisasi membawa angin segar bagi daerah agar sebisa mungkin dapat mendayagunakan kemampuan untuk pembangunan di segala bidang, khususnya bidang transportasi.
"Untuk itu penyediaan sarana transportasi yang aman, nyaman dan memadai serta mudah, murah dan bersifat massal merupakan salah satu tugas pemerintah yang harus kita lakukan," kata Nadalsyah.
Pewarta : Kasriadi
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
