
UKW di Barito Utara catat rekor terbanyak diikuti 45 wartawan

Muara Teweh (ANTARA) -
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Barito Utara, menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan XXIV yang digelar 21-22 Mei 2026 mencatat rekor jumlah peserta terbanyak di Kalimantan Tengah dengan total 45 peserta dari berbagai jenjang.
“Informasi dari pengurus PWI provinsi menyebutkan pelaksanaan UKW di Barito Utara kali ini mencetak rekor peserta terbanyak," kata Ketua PWI Barito Utara di Muara Teweh, Kamis.
Menurut dia, tercatat sebanyak 24 peserta jenjang muda, 15 peserta jenjang madya dan enam peserta jenjang utama mengikuti kegiatan tersebut.
Jumlah peserta yang cukup besar membuat pelaksanaan UKW tahun ini membutuhkan delapan orang penguji yang ditunjuk langsung oleh Dewan Pers serta dua admin dari pusat.
“Peserta mengikuti kegiatan UKW kali ini, lebih banyak dibanding pelaksanaan sebelumnya yang hanya melibatkan enam penguji. Tentunya ini menjadi kebanggaan bagi kita semua,” katanya.
Adapun delapan penguji yang bertugas pada UKW di Barito Utara yakni Suherlan, Wawan Djuwarna, Zaenal Helmie, Ratna Sari Dewi, Haris Sadikin, Sun Rise Sinulingga, Pahit Naruttama dan Neni Maria.
Deni mengatakan, tingginya antusiasme peserta menunjukkan semakin besarnya kesadaran wartawan terhadap pentingnya profesionalisme dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik.
“UKW bukan sekadar formalitas atau hanya untuk memperoleh sertifikat, tetapi bagian penting untuk meningkatkan kompetensi, pemahaman etika dan tanggung jawab profesi wartawan dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang dan dapat dipercaya masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi saat ini, wartawan dituntut semakin profesional serta mampu menjaga kredibilitas.
“Melalui UKW ini kami berharap lahir wartawan-wartawan yang benar-benar memahami kode etik jurnalistik dan mampu menjalankan tugas secara baik serta bertanggung jawab,” tambahnya.
Ketua PWI Barito Utara juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara serta pihak perusahaan yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah dan para pelaku usaha yang telah memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan ini,” ucapnya.
Baca juga: Langkah besar dunia Pers, PWI dan Polri bidik 10 ribu peserta UKW
Ketua PWI Kalimantan Tengah Muhammad Zainal menyebut pelaksanaan UKW di Barito Utara tahun ini menjadi yang terbesar di Kalimantan Tengah.
“Pesertanya termasuk yang paling banyak dengan penguji yang ditugaskan langsung oleh Dewan Pers. Pelaksanaan UKW di Barito Utara kali ini bisa dikatakan memecahkan rekor karena baru pertama kali membuka delapan kelas. Biasanya enam kelas saja sudah maksimal,” ujar Zainal.
Ia juga memperkenalkan para penguji yang hadir dari berbagai daerah di Indonesia, baik dari Jawa Barat, Sumatera Selatan maupun Kalimantan Tengah.
UKW, katanya, merupakan langkah nyata PWI dalam memantapkan kualitas anggota agar tidak hanya mampu menulis berita, tetapi juga memahami etika, hukum pers dan tanggung jawab profesi.
“PWI ingin mencetak wartawan yang profesional dan beretika, bukan wartawan abal-abal. Di tengah derasnya arus informasi saat ini, banyak berita hoaks yang beredar dan sangat mengganggu masyarakat,” katanya.
Baca juga: Ketum PWI tekankan wartawan harus mampu internalisasi Kode Etik Jurnalistik
Melalui UKW dan media arus utama, lanjutnya, PWI ingin menjadi bagian dari penangkal hoaks serta meningkatkan kualitas informasi yang diterima masyarakat.
“Bagi anggota PWI yang telah dinyatakan kompeten, kami berharap setiap karya jurnalistik yang dihasilkan benar-benar berbasis fakta, berimbang dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Baca juga: Tingkatkan kompetensi wartawan, PWI Kalteng gelar UKW dan OKK di Muara Teweh
Baca juga: Kajari Barut perkuat sinergi dengan insan pers melalui coffee morning
Baca juga: Bupati Barito Utara dapat penghargaan Sahabat Pers PWI Kalteng
Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
