Logo Header Antaranews Kalteng

Distan Gumas tingkatkan pemahaman masyarakat terkait standar pemotongan hewan kurban

Kamis, 21 Mei 2026 19:16 WIB
Image Print
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Gumas Yuliana Elisabet dan lainnya berfoto bersama saat sosialisasi pemotongan hewan kurban dan juru sembelih halal di Kelurahan Tewah, Kecamatan Tewah, Selasa (19 Mei 2026). ANTARA/HO-Distan Gumas

Kuala Kurun (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, melalui Dinas Pertanian terus meningkatkan pemahaman masyarakat terkait tata cara pemotongan hewan kurban sesuai syariat Islam, sekaligus memenuhi standar Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).

Pemerintah berupaya memberikan jaminan keamanan pangan kepada konsumen, khususnya pada bahan pangan asal hewan seperti daging, kata Kepala Dinas Pertanian Gumas Aryantoni melalui Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Yuliana Elisabet di Kuala Kurun, Kamis.

“Langkah ini dilakukan untuk melindungi masyarakat dari risiko gangguan kesehatan akibat konsumsi pangan yang tidak aman, mencegah penularan penyakit hewan, serta melindungi peternak dari kerugian akibat menurunnya kualitas produk yang memenuhi kriteria ASUH,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan peraturan perundang-undangan, produk hewan merupakan semua bahan yang berasal dari hewan, baik dalam keadaan segar maupun telah diolah, untuk keperluan konsumsi maupun kebutuhan lainnya bagi masyarakat.

Baca juga: Pemkab salurkan bantuan belasan kepala keluarga korban kebakaran di Tewah

Menurut dia, konsumsi protein hewani yang tepat dapat meningkatkan kualitas gizi masyarakat, sehingga berdampak pada peningkatan derajat kesehatan, kecerdasan, dan produktivitas. Karena itu, produk hewan yang beredar harus memenuhi standar ASUH serta terjamin kualitasnya.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, pendampingan penerapan kesejahteraan hewan juga dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai tata cara pemotongan hewan kurban sesuai syariat Islam, sehingga menghasilkan daging yang aman dan layak dikonsumsi.

Dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat, Distan Gumas melaksanakan sosialisasi pemotongan hewan kurban dan juru sembelih halal di Kelurahan Tewah, Kecamatan Tewah, Selasa (19/5).

Sosialisasi tersebut bertujuan untuk menjamin kehalalan dan keamanan konsumsi daging, meningkatkan kompetensi serta standarisasi juru sembelih halal, mendorong penerapan prinsip kesejahteraan hewan, serta menjamin kesehatan hewan melalui penerapan higiene dan sanitasi yang baik.

Kegiatan ini diikuti 30 peserta. Narasumber yang hadir yakni Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Yuliana Elisabet, Medik Veteriner Muda Herman Susilo, perwakilan Dinas Kesehatan Gunung Mas Armelin, serta Kepala Kantor Urusan Agama M Hasbi.

Baca juga: Kembali terpilih jadi ketua, Pendeta Dein ingin FKUB Gumas jadi perekat persaudaraan

Baca juga: MBG di Gunung Mas sasar ibu hamil hingga balita

Baca juga: Ketua terpilih bertekad jadikan HIPMI Gumas rumah bagi pengusaha muda



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026