Logo Header Antaranews Kalteng

Shalahuddin tekankan UKW jadi fondasi profesionalisme pers

Kamis, 21 Mei 2026 19:50 WIB
Image Print
Sekda Barito Utara Muhlis didampingi pejabat foto bersama dengan penguji UKW angkatan XXIV di aula SMPN 1 Muara Teweh, Kamis (21/5/2026). ANTARA/Dokumen Pribadi

Muara Teweh (ANTARA) - Bupati Barito Utara, Kalimantan Tengah, Shalahuddin menekankan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bukan sekadar formalitas, melainkan bagian penting dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme insan pers.

“UKW bukan hanya sekadar formalitas semata, tetapi sebagai bentuk pengembangan kemampuan bagi jurnalis untuk berkompeten dalam menulis berita yang bersifat akurat, layak dan sesuai kebenaran yang ada,” kata Shalahuddin dalam sambutannya dibacakan Sekda Muhlis di Muara Teweh, Kamis.

Hal tersebut disampaikan dia saat membuka kegiatan UKW Angkatan XXIV yang dilaksanakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Tengah di Aula SMPN 1 Muara Teweh.

Dalam sambutan tertulis Bupati, disebutkan bahwa UKW menjadi bagian penting dalam pengembangan kemampuan jurnalis agar mampu menghasilkan berita yang akurat, layak, dan sesuai fakta.

Menurutnya, UKW juga menjadi fondasi dasar dalam menjaga marwah dan integritas pers dalam menyampaikan informasi kepada publik.

Di era modernisasi dan perkembangan teknologi informasi saat ini, lanjutnya, wartawan dituntut menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang objektif, akurat dan berimbang.

“Keterbukaan informasi yang berkembang begitu pesat saat ini menjadikan wartawan memiliki peran yang sangat strategis dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, pers tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai kontrol sosial, media edukasi, dan jembatan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat.

“Oleh karena itu wartawan dituntut mampu menyajikan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan, berdasarkan fakta dan data yang valid, serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik,” katanya.

Bupati juga menyoroti derasnya arus informasi digital dan maraknya penyebaran hoaks yang menjadi tantangan serius bagi insan pers saat ini.

“Insan pers memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kepercayaan publik melalui pemberitaan yang profesional, independen dan berintegritas,” lanjutnya.

Baca juga: UKW di Barito Utara catat rekor terbanyak diikuti 45 wartawan

Melalui pelaksanaan UKW tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap para wartawan dapat meningkatkan kemampuan serta pemahaman terkait publikasi berita yang profesional.

“Kami berharap melalui UKW ini akan lahir wartawan-wartawan yang profesional, memahami kode etik jurnalistik dan mampu menghadapi tantangan perkembangan media digital yang semakin dinamis di tengah maraknya penyebaran informasi hoaks,” ucapnya.

Atas nama pribadi, masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada PWI Kalimantan Tengah yang terus berkomitmen meningkatkan kualitas dan kompetensi insan pers melalui pelaksanaan UKW.

“Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada PWI Kalimantan Tengah yang terus berkomitmen meningkatkan kualitas, profesionalisme dan kompetensi insan pers melalui pelaksanaan UKW ini,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Bupati melalui Sekda Muhlis mengucapkan selamat kepada seluruh peserta UKW dan berharap kegiatan tersebut menjadi momentum meningkatkan kapasitas diri sebagai wartawan yang profesional, independen dan bertanggung jawab.

“Jadikan momentum ini sebagai upaya meningkatkan kapasitas diri agar mampu menjadi wartawan yang profesional, independen dan bertanggung jawab,” kata dia.

Baca juga: Tingkatkan kompetensi wartawan, PWI Kalteng gelar UKW dan OKK di Muara Teweh

Baca juga: Langkah besar dunia Pers, PWI dan Polri bidik 10 ribu peserta UKW



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026