
BPS Kobar gelar sosialisasi dan ngisi bareng sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Pangkalan Bun (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) melaksanakan kegiatan sosialisasi dan ngisi bareng untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah agar berjalan lancar.
"SE2026 merupakan momentum penting bagi bangsa Indonesia untuk menghasilkan data perekonomian yang terkini, lengkap, dan akurat," kata Asisten II Sekretariat Daerah Kobar Hasan Basri di Pangkalan Bun, Kamis.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi langkah pendukung dalam keberlangsungan pendataan ekonomi nasional yang akan berjalan mulai Mei hingga Agustus 2026 mendatang.
Hasan Basri menjelaskan, perekonomian Kotawaringin Barat tidak terlepas dari kontribusi usaha besar dan menengah yang selama ini menjadi penggerak utama ekonomi daerah.
"Berdasarkan data Sensus Ekonomi tahun 2016, usaha besar dan menengah mampu mempekerjakan sekitar 23 persen tenaga kerja di Kotawaringin Barat. Sehingga memberikan kontribusi sebanyak 80 persen terhadap total output ekonomi daerah." jelasnya.
Menurutnya, saat ini diperlukan iklim usaha yang kondusif, daya saing tinggi, serta dukungan sumber daya manusia yang berkualitas agar pertumbuhan ekonomi daerah terus meningkat.
Baca juga: PT GSPP dukung terwujudnya kemandirian ekonomi warga Sungai Pakit
Dia menyampaikan, dia mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama seluruh pengusaha besar maupun menengah untuk memberikan dukungan, agar pelaksanaan SE2026 berjalan lancar dan menghasilkan data berkualitas.
Sementara itu, Kepala BPS Kobar Tony Supriyanto mengatakan, melalui kegiatan sosialisasi itu sebagai upaya pihaknya memberikan pemahaman terkait pentingnya Sensus Ekonomi 2026.
"Tentu tidak hanya itu, dengan terselenggaranya kegiatan ini juga sekaligus untuk memastikan proses pengisian kuesioner dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran," ucapnya.
Sensus Ekonomi 2026 merupakan sensus ekonomi kelima yang dilaksanakan di Indonesia dan mencakup seluruh kategori usaha, mulai dari usaha besar, menengah, kecil hingga mikro.
"Pada SE2026 ini untuk tahap awal dimulai dari bulan Mei sampai 15 Juni 2026, pendataan difokuskan kepada usaha besar dan menengah yang ada di Kabupaten Kotawaringin Barat," sebutnya.
Setelah tahapan tersebut selesai, pihaknya akan melanjutkan pendataan secara door to door atau dari rumah ke rumah.
"Untuk tahap door to door ini akan di mulai pada tanggal 15 Juni hingga 31 Agustus 2026, pendataan ini sebagai upaya agar dapat menjangkau seluruh pelaku usaha di daerah," demikian Tony Supriyanto.
Baca juga: Inspektorat Kobar gelar lomba kreatif tingkatkan kesadaran antikorupsi
Baca juga: Distan Kobar kerahkan 89 petugas periksa hewan kurban di 381 lokasi
Baca juga: Disdik Kobar sebut O2SN tingkat kabupaten perlombakan lima cabor
Pewarta : Safitri RA
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
