
Inisiator optimistis Universitas Negeri Sampit segera berdiri

Sampit (Antaranews Kalteng) - Tokoh pemuda Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Zam`an yang menjadi inisiator pendirian Universitas Negeri Sampit menyatakan optimistis harapan masyarakat terhadap lembaga pendidikan tinggi tersebut bisa segera terwujud.
"Kami optimistis UNS bisa segera terwujud atas kemauan bersama dan fasilitasi Pemkab Kotim," ucapnya di Sampit, Rabu.
Tokoh muda yang juga pemilik usaha Kopi Sampit dan Ketua Majelis Daerah Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kotim itu berpendapat pendirian UNS merupakan tuntutan dalam upaya menyiapkan sumber daya manusia berkualitas di Kotim.
UNS akan memperkuat keberadaan sejumlah perguruan tinggi di Sampit yang kontribusinya sangat besar dalam mencetak sumber daya manusia berkualitas. Alumninya telah mengabdi kepada masyarakat melalui berbagai profesi yang digeluti.
Kehadiran UNS untuk lebih memberi kesempatan kepada anak-anak di Kotawaringin Timur menimba ilmu lebih tinggi. Peningkatan sumber daya manusia tersebut diharapkan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kotawaringin Timur dengan jumlah penduduk terbanyak di Kalimantan Tengah, sudah selayaknya memiliki perguruan tinggi negeri. Selain untuk menampung banyaknya lulusan sekolah menengah atas (SMA) sederajat, pendirian perguruan tinggi negeri untuk memudahkan membuka jurusan sesuai dengan potensi yang ada di daerah.
Saat ini di Kotawaringin Timur terdapat 22 SMA, 1 SMALB, 24 SMK dan 6 MA. Pemerintah harus memberi kemudahan agar mereka bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Dari ribuan lulusan pelajar yang lulus setiap tahunnya, tidak semua melanjutkan ke perguruan tinggi karena alasan biaya maupun kurang berminat karena jurusan yang mereka inginkan tidak ada di Sampit. Ada pula sebagian pelajar yang kuliah ke luar daerah untuk masuk ke jurusan dan perguruan tinggi yang mereka inginkan.
Jika Universitas Negeri Sampit sudah berdiri, maka pelajar tidak perlu lagi harus jauh-jauh kuliah ke luar daerah seperti Palangka Raya, Banjarmasin, bahkan ke Pulau Jawa. Pemerintah juga bisa mengarahkan membuka jurusan-jurusan yang sesuai dengan potensi daerah, seperti pertanian, perkebunan, perikanan dan lainnya.
"Kalau bisa kuliah di daerah sendiri dengan biaya terjangkau maka akan banyak yang berminat dan mampu kuliah. Kami berharap pemerintah pusat melihat ini karena sangat dibutuhkan," kata pengusaha muda yang juga dosen Kewirausahaan IAIN Palangka Raya.
Zam`an mengajak semua pihak aktif membantu mewujudkan mimpi besar tersebut. KAHMI juga berupaya berkontribusi, salah satunya bekerjasama dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, menggelar seminar pendirian perguruan tinggi Universitas Negeri Sampit pada pekan lalu.
Sementara itu, Wakil Bupati HM Taufiq Mukri menyatakan, pemerintah daerah sangat mendukung rencana tersebut. Segala persiapan akan diupayakan, termasuk menyediakan lahan untuk pembangunan Universitas Negeri Sampit nantinya.
"Perguruan tinggi yang ada sudah sangat bagus, tapi kalau ada universitas negeri maka akan lebih baik, supaya lebih lengkap. Jadi tidak perlu lagi kuliah ke luar daerah sehingga biayanya lebih murah," kata Taufiq.
Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur berkomitmen untuk terus melakukan peningkatan sumber daya manusia. Peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia diyakini berpengaruh besar terhadap kemampuan masyarakat secara ekonomi dalam meningkatkan kesejahteraan.
Pewarta : Norjani
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026
