
Forum Bela Negara dibentuk di Bartim

Tamiang Layang (Antaranews Kalteng) - Untuk menjaga keuntuhan berbangsa di Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, Pemerintah setempat membentuk Forum Bela Negara periode 2018-2021.
Plt Bupati Bartim H Suriansyah diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan, Rusdiannor mengatakan, tujuan dibentuk FBN untuk memperkokoh dan menjaga keutuhan berbangsa.
"FBN diharapkan bisa mengantisipasi ketegangan dan ancaman konflik antar kelompok masyarakat. Meningkatkan kokohnya persatuan NKRI yang berdasarkan Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika," kata Rusdianor di Tamiang Layang, Selasa.
Menurutnya, saat ini rentan terjadi konflik maupun kekerasan dimana-mana, akibat adanya rasa mementingkan kelompok atau golongan yang timbul dari fanatisme yang berlebihan.
Untuk itu, perlu ada rasa kebersamaan yang ditumbuhkan FBN dalam menjaga keutuhan dan kesatuan berbangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Perlu ada komitmen bersama dalam menjaga keutuhan berbangsa dan melalui FBN hak ini perlu digagas bersama," katanya.
FBN diharapkan bisa motivasi masyarakat akan pentingnya bela negara, tugas bela negara.
Dandim 1012 Buntok Letkol Inf Tuwadi melalui Pabung 1012 Buntok di Tamiang Layang, Mayor Arm Rikun Hadi, mengatakan, TNI disiapkan untuk berperang melawan penjajah negara, polisi mengamankan yang ada didalam Negara ini. Namun, semua pihak memiliki kewajiban dalam membela NKRI.
"Semuanya ada hak membela Negara. Kalau negara ini dalam keadaan genting, maka seluruh dan juga pengurus anggota FBN bisa melakukan tugas bela negara," ungkapnya.
Kondisi saat ini belum genting. Oleg karena itu, FBN yang dibentuk melalui program kesbangpol diharapkan bisa memberi wawasan kebangsaan kepada masyarakat agar mecintai kehidupan berbangsa dan bernegara dlm menjaga keutuhan Bangsa dan Negara.
Pewarta : Habibullah
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
