Ini alasan mengapa suara hujan sebabkan kantuk

id ngantuk,suara hujan,penyebab ngantuk,tidur,terlelap

Ilustrasi - Tidur (pixabay)

Palangka Raya (Antaranews Kalteng) - Otak kita mengartikan berbagai jenis suara yang didengar saat terbangun maupun saat tertidur menjadi sesuatu yang berbahaya atau tidak. Beberapa suara seperti teriakan ataupun suara alarm yang sangat kencang tidak dapat diacuhkan, tapi suara tertentu seperti suara angin yang berhembus ataupun suara deburan ombak dapat kita abaikan.

Suara yang memiliki volume tinggi cenderung lebih sulit untuk diabaikan, tetapi yang lebih penting adalah mengenai karakter suara yang kita dengar apakah dapat merangsang otak kita untuk mengaktifkan sensor bahaya sehingga membangunkan kita dari tidur atau tidak.

Suara hujan, walau terkadang terdengar cukup kencang, tergolong dalam jenis suara yang tidak mengancam sehingga suara hujan dapat meredam suara lain yang dapat membuat kita terjaga, misalnya suara kendaraan yang berlalu. Karakteristik suara hujan masuk sebagai salah satu jenis white noise, yaitu suara yang konstan.

Apa itu white noise?

White noise merupakan suara yang dapat didengar dengan frekuensi antara 20 hingga 20.000 Hertz (Hz) serta memiliki amplitudo serta intensitas yang sama. Salah satu jenis white noise murni yang dapat kita temukan adalah suara yang berbunyi seperti gelombang statis radio atau televisi, tapi jenis suara tersebut sangatlah tidak nyaman untuk didengarkan. Beberapa jenis white noise lainnya dapat berupa:

Suara alam seperti suara hujan, deburan ombak, suara jangkrik, suara angin yang berhembus di hutan, dan lain-lain.
Suara mesin misalnya suara pendingin ruangan (AC) atau kipas angin maupun suara mesin pencuci baju.
Kebanyakan orang lebih memilih untuk mendengarkan suara-suara tersebut dibandingan mendengarkan white noise murni karena terdengar lebih nyaman.

Pewarta :
Editor: Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar