Peracik tembakau gorila mengaku belajar secara online

id tembakau gorila ,Peracik tembakau gorila,Peracik tembakau gorila mengaku belajar secara online

Peracik tembakau gorila mengaku belajar secara online

Wakapolres Cirebon Kota Kompol Marwan Fajrian (kedua kiri) saat menunjukkan barang bukti. (ANTARA/Khaerul Izan)

Cirebon (ANTARA) - Kepolisian Resor Cirebon Kota, Polda Jawa Barat menangkap seorang peracik dan pengedar tembakau gorila sudah memproduksinya selama dua bulan setelah belajar secara online.

"Pelaku yang kami tangkap ada dua orang, yaitu WS (31) dan FA (25)," kata Wakapolres Cirebon Kota Kompol Marwan Fajrian, di Cirebon, Selasa.

Marwan mengatakan satu tersangka yaitu FA (25) meracik tembakau gorila setelah belajar secara autodidak melalui tutorial yang ada di internet.

Selain meracik sendiri, pelaku FA juga mengedarkan tembakau gorila tersebut melalui media sosial instagram dan ini suda berlangsung selama dua bulan.

"Dari pengakuan tersangka bahwa tembakau gorila hasil racikannya diedarkan melalui medsos dengan terang-terangan," ujarnya pula.

Baca juga: Polisi gagalkan pengiriman narkoba jenis tembakau gorila

Penangkapan pelaku FA ini, juga setelah tim siber melakukan patroli di dunia maya dan didapati, adanya transaksi tembakau gorila.

Dari tangan pelaku FA petugas, lanjut Marwan, menyita sebanyak 154 pak ukuran sedang dengan berat 770 gram, dua pak ukuran kecil seberat 50 gram dan tembakau dalam kemasan dengan berat 113 gram.

Sementara seorang lagi, yaitu WS, terbukti memiliki satu paket tembakau gorila dengan berat 11 gram.

"Akibat perbuatannya para tersangka pengedar akan dikenakan pasal 114 ayat 2 jo pasal 112 ayat 2 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 15 tahun penjara," katanya pula.

Baca juga: Polisi tangkap seorang mahasiswa edar tembakau gorila

Baca juga: Polisi tangkap 13 tersangka kasus tembakau gorila

Baca juga: Indekos tempat meracik tembakau gorila digeledah polisi

Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar