Calon penumpang kapal harus bawa tiga dokumen ini

id penumpang kapal,mudik,Calon penumpang kapal harus bawa tiga dokumen ini,Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kendari

Calon penumpang kapal harus bawa tiga dokumen ini

Ilustrasi - Pemudik berjalan menuju kapal di Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (20/5/2020). Kapal perintis KM Sabuk Nusantara 92, membawa 170 pemudik tujuan pulau Sapeken, Sumenep, dengan menerapkan protokol COVID-19 seperti kelengkapan dokumen kesehatan penumpang dan penerapan physical distancing dengan cara membawa penumpang kurang dari 50 persen dari total kapasitas 450 penumpang. ANTARA FOTO/Budi Candra Setya/aww. (ANTARA FOTO/BUDI CANDRA SETYA)

Kendari (ANTARA) - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kendari, Sulawesi Tenggara, menginformasikan kepada calon penumpang kapal yang hendak melakukan perjalanan mudik harus memegang tiga dokumen sebagai syarat mutlak untuk bisa naik kapal.

Kepala KSOP Kendari Letkol Marinir Benyamin Ginting di Kendari, Jumat, mengatakan bahwa kesyahbandaran dan otoritas pelabuhan memberlakukan aturan dan ketentuan yang ketat bagi setiap calon penumpang sesuai dengan prosedur protokoler kesehatan pada masa pandemi COVID-19.

Adapun syarat dimaksud adalah KTP atau kartu identitas lain, surat keterangan negatif COVID-19 atau berbadan sehat dari petugas kesehatan, dan surat pernyataan perjalanan asal dan kota tujuan yang ditandatangani oleh aparat desa/kelurahan tempat domisili calon penumpang tersebut.

"KSOP Kendari mensyaratkan calon penumpang itu harus memperlihatkan tiga dokumen kepada petugas pelabuhan sebelum naik kapal," katanya menegaskan.

Baca juga: Kapal penumpang ditemukan terbalik di perairan Sanur-Bali

Menurut Benyamin, aturan itu diterapkan untuk batasi perjalanan mudik Lebaran 2020.

"Upaya ini dalam rangka percepatan penanganan virus corona yang makin mengkhawatirkan. Penambahan kasus positif dari hari ke hari terus bertambah," katanya.

Pantauan di Pelabuhan Nusantara Kendari, situasi arus mudik Lebaran tampak tidak sepadat dengan suasana pada tahun lalu. Biasanya menjelang H-5 hingga H-1 para penumpang mudik sudah memadati pelabuhan itu.

Bahkan, ada beberapa calon penumpang yang berencana berangkat dengan tujuan Kabupaten Muna dan Kota Baubau tidak bisa berangkat karena tidak memenuhi syarat atau dokumennya tidak lengkap.

Baca juga: Penumpang di pelabuhan Muara Teweh sepi

Baca juga: KSOP pastikan tidak ada pemudik melalui Pelabuhan Sampit

Baca juga: Cegah pemudik, Mahfud MD minta 'jalan tikus' dijaga ketat

Baca juga: Sanksi berat bagi ASN mudik Lebaran

Pewarta :
Uploader : Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar