
Pemkab Barito Utara canangkan vaksinasi COVID-19

Muara Teweh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, mencanangkan pemberian vaksinasi COVID-19 kepada para pejabat di lingkup Pemkab setempat.
"Hari ini dilaksanakan pencanangan vaksinasi COVID-19 yang diberikan kepada pejabat publik pemerintah daerah Kabupaten Barito Utara, tokoh agama dan tokoh masayarakat. Yang selanjutnya diberikan secara bertahap kepada masyarakat sesuai tahapan yang telah ditetapkan dengan menerapkan protokol kesehatan," kata Bupati Barito Utara H Nadalsyah pada pencanangan vaksin COVID-19 di halaman kantor bupati setempat di Muara Teweh, Senin.
Menurut dia, dengan adanya pencanangan vaksinasi COVID-19 kepada pejabat daerah, tokoh agama dan tokoh masyarakat dapat menumbuhkan rasa aman dan meyakinkan bagi masyarakat calon penerima vaksin COVID–19 berikutnya.
Dia berharap agar yang hadir pada pencanangam vaksinasi COVID-19 tersebut untuk turut serta menyebarkan informasi yang dapat menumbuhkan rasa percaya di masyarakat, sehingga pada saatnya nanti dapat dilaksanakan vaksinasi secara serentak.
"Untuk mengatasi dampak pandemi COVID-19 tersebut perlu dilakukan upaya khusus tidak hanya melalui penerapan protokol kesehatan namun juga melalui upaya pemberian vaksinasi. Dan pada hari ini Pemkab Barito Utara mencanangkan vaksinasi COVID-19," katanya.
Nadalsyah mengatakan, kelompok prioritas penerima vaksin COVID-19 untuk tahap pertama adalah seluruh tenaga kesehatan serta penunjang fasilitas pelayanan kesehatan dan petugas tracing kasus COVID-19 dimulai pada 27 Januari 2021.
"Pada kelompok prioritas penerima vaksin COVID-19 untuk tahap kedua meliputi petugas pelayanan publik esensial sebagai garda terdepan (TNI, Polri, Satpol PP dan petugas pelayanan publik transportasi) serta tokoh masyarakat dan tokoh agama," kata Nadalsyah.
Dia mengatakan, Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Barito Utara menyampaikan informasi bahwa perkembangan kasus COVID-19 di Barito Utara bahwa semakin hari tetap ada kasusnya setiap minggu
"Sampai dengan 7 Februari 2021, kasus terkonfirmasi sebanyak 538 kasus, pasien sembuh 488 orang, pasien terkonfirmasi dalam perawatan 30 orang, kasus positif meninggal dunia 20 jiwa,” kata Nadalsyah.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara Siswandoyo menjelaskan, pencanangan ini dimaksudkan sebagai wahana untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat publik akan keamanan dan kehalalan vaksin yang digunakan serta mensosialisasikan kegiatan vaksinasi COVID-19.

"Kegiatan ini dalam rangka percepatan penanggulangan pandemi corona virus disease 2019, akan segera dilakukan vaksinasi COVID-19 untuk meningkatkan kekebalan individu dan kelompok serta menjaga kesehatan masyarakat sehingga dapat memutus rantai penularan COVID-19 di daerah ini," ucapnya.
Saat ini, kata dia, vaksin COVID-19 untuk tahap pertama sasaran SDM kesehatan Barito Utara yang diterima sebanyak 840 dosis. Yang digunakan pada 27 Januari sampai dengan 21 Februari 2021.
"Untuk tahap I dilaksanankan pada tiga fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) dalam kota Muara Teweh, yaitu RSUD Muara Teweh sebanyak 220 dosis, Puskesmas Muara Teweh 420 dosis dan Puskesmas Lanjas sebanyak 200 dosis," kata dia.
Dia mengatakan, waktu pelaksanaan vaksinasi COVID-19 tahap I dengan estimasi yaitu bulan Januari–April 2021, dengan jumlah sasaran SDM kesehatan Kabupaten Barito Utara berdasarkan data di SDMK Kementerian Kesehatan sebanyak 1.461 orang dengan jumlah vaksin yang diperlukan sebanyak 2.922 vial vaksin untuk 2 dosis pemberian bagi tiap sasaran.
Pada tahap selanjutnya untuk petugas pelayanan publik, tokoh agama dan masyarakat. Jumlah fasilitas pelayanan kesehatan yang terlibat dalam pelaksanaan vaksinasi COVID-19 sebanyak 18 fasyankes terdiri dari 1 rumah sakit dan 17 puskesmas, dengan jumlah vaksinator yang terlatih sebanyak 90 vaksinator.
"Karena sudah ada rekomendasi dari MUI yang menyatakan vaksin halal untuk digunakan. Sedangkan untuk ijin edar pemakaian vaksin juga sudah mendapatkan persetujuan dari Badan POM. Pelaksanaan vaksinasi akan melibatkan semua tenaga kesehatan yang ada di fasyankes," jelas dia.
Pencanangan tersebut dihadiri Bupati Barito Utara H Nadalsyah, Ketua DPRD Hj Mery Rukaini, Wakil Ketua I DPRD Permana Setiawan, Sekda H Jainal Abidin, Dandin 1013 Muara Teweh Letkol Kav Rinaldi Riawan dan pejabat lainnya di halaman kantor bupati setempat.
Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2026
