Logo Header Antaranews Kalteng

Menutup drainase, bangunan siring di Pasar Hanau Seruyan minta dievaluasi

Selasa, 5 Juli 2022 14:50 WIB
Image Print
Anggota DPRD Kabupaten Seruyan Sukran Ma'mun di Kuala Pembuang, ANTARA/HO-Publikasi DPRD Seruyan.

Kuala Pembuang (ANTARA) - Anggota DPRD Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Sukran Ma’mun meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat, agar segera melakukan evaluasi terhadap pembangunan siring di sekitar Pasar Kecamatan Hanau.

"Siring itu membuat ada saluran drainase yang tertutup dan tidak berfungsi dengan baik," kata Sukran di Kuala Pembuang, Selasa.

Dikatakan, tertutupnya saluran drainase itu diketahui berdasarkan aspirasi dari masyarakat setempat, ketika kalangan DPRD Seruyan melaksanakan kunjungan kerja. Di mana jika terjadi hujan akan menyebabkan air tergenang, sehingga meluap hal tersebut terjadi karena salurannya tertutup oleh bangunan siring tersebut.

"Kami juga akan koordinasi dengan Dinas PUPR terkait masalah tersebut, dengan harapan bisa memperbaiki saluran drainase yang tertutup. Jika tidak ditangani dengan cepat, takutnya akan menyebabkan banjir," kata dia.

Legislator Seruyan itu menyebut bahwa pihaknya sangat mengapresiasi langkah dari Dinas PUPR yang telah melakukan pembangunan terhadap siring di Hanau tersebut. Sebab, pembangunan itu merupakan salah satu upaya mengantisipasi terjadinya abrasi meluas, yang dapat memperkecil daratan.

Baca juga: Bupati harapkan Kejurda Grasstrack tingkatkan perekonomian masyarakat

Dia mengatakan, abrasi di daerah tersebut setiap tahunnya mengalami peningkatan sehingga pembangunan siring tersebut sangat diperlukan namun harus juga mempertimbangkan dampak lainnya seperti tertutupnya saluran drainase di lokasi tersebut.

"Kalau abrasi sudah bisa diatasi kita sangat mengapresiasi Dinas PUPR namun yang menjadi keluhan masyarakat sekitar saat ini yakni saluran drainase tertutup," beber Sukran.

Politisi Partai Golongan Karya itu menambahkan bahwa pihaknya juga mengharapkan agar pembangunan siring ini bisa di laksanakan di desa-desa pinggiran Daerah Aliran Sungai (DAS) Seruyan yang berpotensi mengalami abrasi.

"Masyarakat kita memang masih sangat banyak yang tinggal di pinggiran DAS Seruyan. Maka dari itu kita harap bisa dibangunkan juga Siring bagi desa yang berpotensi mengalami abrasi, misalnya di tempat tikungan yang arusnya lebih besar," demikian Sukran.

Baca juga: Anggota Dewan Seruyan minta pemkab perhatikan keselamatan nelayan

Baca juga: Tak beroperasi, Legislator Seruyan pertanyakan bantuan perahu wisata

Baca juga: Legislator minta Dishub Seruyan perhatikan rambu lalu lintas sungai



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026