
DPRD Kota Palangka Raya ingatkan pemkot antisipasi resesi di 2023

Palangka Raya (ANTARA) - Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah Reja Framika mengingatkan pemerintah kota (pemkot) setempat, agar mengantisipasi terjadinya resesi pada 2023 mendatang.
"Saya minta pemkot setempat bisa membuat skema usaha mutualisme masyarakat yang terintegrasi satu sama lainnya, sehingga antara pekerja yang satu dan lain memiliki ketertarikan hubungan yang saling membutuhkan," katanya di Palangka Raya, Kamis.
Baca juga: Pertamina sudah salurkan 2,4 juta tabung elpiji subsidi ke Palangka Raya
Dia juga terus mengingatkan, pemkot melalui instansi terkait memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat yang berdomisili di "Kota Cantik" julukan Palangka Raya, agar bisa berhemat serta tidak membelanjakan uang untuk hal yang tidak perlu.
Termasuk apabila ingin berinvestasi, menurutnya, logam mulia tentu bisa menjadi salah satu pilihan dengan alasan uang tersimpan dengan aman, karena logam mulia tersebut dapat dijual kembali.
Lebih lanjut legislator dari Fraksi Perindo-PSI itu juga sangat yakni apabila dilaksanakan pelatihan keterampilan khusus kepada masyarakat, akan berdampak baik bagi perekonomian. Sehingga kelak jika terjadi resesi, masyarakat masih bisa mendapatkan penghasilan dari ilmu maupun keterampilan yang dimiliki.
"Contohnya itu seperti editing video, belajar musik, nyanyi, desain grafis, memasak, membuat kue dan lainnya," jelasnya.
Reja menilai, secara garis besar pemkot tentunya harus memberikan semangat kepada masyarakat, supaya selalu berpikiran kreatif dan inovatif, bahkan mengingatkan agar mereka mengikuti perkembangan ekonomi digital seperti sekarang ini yang sudah mulai dilakukan banyak orang.
Masyarakat yang berdomisili di wilayah ibu kota provinsi setempat, juga harus memiliki inovasi-inovasi kreatif untuk menciptakan lapangan pekerjaan, sehingga apabila resesi benar terjadi tidak akan berdampak kepada daerah setempat.
"Jika merasa akan terjadi PHK dari tempat bekerja yang sekarang, maka harus mulai sejak sekarang persiapkan diri untuk mencari pekerjaan lainnya,” terangnya.
Baca juga: BPBD tingkatkan kemampuan jurnalis di Palangka Raya tentang kebencanaan
Baca juga: Kemenkumham serap aspirasi RUU KUHP pada akademisi
Baca juga: BPJS Kesehatan jamin kerahasiaan data peserta JKN aman
Pewarta : Adi Wibowo
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
