Logo Header Antaranews Kalteng

Dampak Kemarau panjang, petani Seruyan terlambat tanam padi

Rabu, 20 September 2023 09:15 WIB
Image Print
Ketua DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo di Kuala Pembuang. ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi

Kuala Pembuang (ANTARA) - Kemarau panjang sejak awal tahun hingga Oktober 2023 menyebabkan musim tanam di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, periode Oktober – Maret terlambat dari waktu yang biasa dilakukan.

Ketua DPRD Seruyan Zuli Eko Prasetyo mengatakan, keterlambatan tersebut dikhawaitrkan akan mengganggu persediaan pangan daerah dan berkurangnya pendapatan petani.

Menurut Eko, keterlambatan musim tanam padi, masa tanam Oktober- Maret, dikhawatirkan tidak hanya akan mengganggu persediaan pangan daerah, tetapi juga mengungari pendapatan petani.

"Dinas pertanian harus segera mengambil langkah-langkah nyata untuk membantu petani, jangan sampai keterlambatan tanam tersebut mengganggu stok pangan kita," katanya.

Menyikapi kondisi tersebut, perlu dilakukan langkah-langkah antisipasi dari pemerintah daerah, khususnya dinas pertanian antara lain dengan mengembangkan teknologi pertanian atau mencari bibit tanaman yang lebih tahan terhadap musim kemarau.

Langkah cepat tersebut penting untuk dilakukan oleh seluruh pihaak terkait, untuk tetap menjaga stabilitas pangan sekaligus kesejahteraan petani.

Diharapkan, untuk kedepannya Dinas Pertanian harus bisa menyiapkan solusi terkait kendala pertanian yang disebabkan oleh kemarau tersebut, baik itu infrastruktur maupun cara lainnya.



Pewarta :
Uploader: Admin Kalteng
COPYRIGHT © ANTARA 2026