DPKUKMP Palangka Raya gencarkan opsar elpiji bersubsidi ke masyarakat

id DPKUKMP Palangka Raya,Palangka Raya,Kalteng,Opsar ,elpiji ,Ramadhan 1445 H

DPKUKMP Palangka Raya gencarkan opsar elpiji bersubsidi ke masyarakat

Kegiatan opsar elpiji yang dilaksanakan Pemkot dan PT Pertamina Niaga Patra Palangka Raya di Kelurahan Langkai, beberapa waktu lalu. ANTARA/Adi Wibowo

Palangka Raya (ANTARA) - Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah gencar melaksanakan operasi pasar (opsar) elpiji bersubsidi ke masyarakat.

Kepala DPKUKMP Kota Palangka Raya, Samsul Rizal di Palangka Raya, Senin, mengatakan operasi pasar elpiji 3 kilogram atau bersubsidi tersebut dilakukan dalam rangka menciptakan ekosistem pangan yang kondusif dalam memenuhi aspek melalui strategi 4K yakni menjaga keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif.

"DPKUKMP Kota Palangka Raya melaksanakan opsar elpiji bersubsidi bekerja sama dengan Brand Sales Manager (BSM) PT Pertamina Niaga Patra Palangka Raya sebagai upaya pemerintah setempat untuk menjaga stabilitas harga dan keterbatasan elpiji bersubsidi," kata Samsul Rizal.

Dia menuturkan, operasi pasar elpiji bersubsidi ini juga dilakukan tidak lain untuk menjaga stabilitas harga jual elpiji tersebut menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) di Bulan Suci Ramadhan 1446 Hijriah yang tinggal beberapa hari saja lagi.

Dengan adanya hal tersebut juga, masyarakat Rumah Tangga Miskin (RTM) dan usaha mikro serta masyarakat pada umumnya di Kota Palangka Raya tidak panik dan dapat menikmati operasi pasar elpiji bersubsidi tersebut.

"Kegiatan opsar elpiji bersubsidi ini dilaksanakan di setiap kelurahan yang ada di Kota Palangka Raya. Kegiatannya juga sudah berjalan dan jadwalnya juga sudah dibuat,' ucapnya.

Samsul Rizal mengungkapkan, untuk jadwal kegiatan operasi pasar elpiji gratis dilaksanakan sejak 17-25 Februari 2025 dan dilaksanakan di Kelurahan Langkai, Panarung, Palangka, Pahandut, Menteng dan Kalampangan.

Untuk kuota elpiji bersubsidi yang disediakan oleh pihak DPKUKMP dan Pertamina per kelurahan 200 tabung. Apabila ditotalkan semuanya berjumlah 1200 tabung elpiji 3 kilogram untuk masyarakat.

"Untuk harga jual per tabungnya sesuai harga eceran tertinggi yakni Rp22 ribu dan warga cukup membawa KTP setempat bisa mendapatkan elpiji tersebut," tegasnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, untuk kebutuhan elpiji bersubsidi di Palangka Raya masih aman dan tidak ada keluhan dari masyarakat. Kendati pun ada tentunya pemerintah melalui instansi terkaitnya akan melakukan pengecekan dan mencari tahu permasalahannya dimana sehingga elpiji tersebut sulit untuk didapatkan.