Logo Header Antaranews Kalteng

Warga Kelurahan Kereng Bangkirai soroti kondisi sungai Sebangau dan drainase

Kamis, 17 April 2025 17:19 WIB
Image Print
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif M Norkim. (ANTARA/Rajib Rizali)

Palangka Raya (ANTARA) - Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Arif M Norkim mengungkapkan aspirasi masyarakat Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sebangau, terkait kondisi lingkungan yang mempengaruhi aktivitas sehari-hari warga.

“Dari hasil reses di kantor Kelurahan Kereng Bangkirai, warga menyampaikan bahwa saat musim kemarau, muara Sungai Sebangau mengalami penyusutan air yang signifikan hingga mengakibatkan kekeringan,” ujarnya di Palangka Raya, Kamis.

Kondisi ini berdampak langsung pada para nelayan yang menggantungkan hidupnya dari sungai tersebut, di mana mereka kesulitan melaut karena air di muara menyusut.

Sebagian besar nelayan lokal mengandalkan Sungai Sebangau sebagai sumber penghidupan, sehingga mereka harus berjuang keras melewati muara saat musim kemarau untuk tetap bisa mencari ikan.

“Situasi ini jelas merugikan masyarakat. Pemerintah harus hadir membantu supaya warga dapat merasakan manfaat dan kesejahteraan yang seharusnya mereka peroleh,” kata Arif.

Selain persoalan sungai, Arif juga menyinggung keluhan warga Jalan Mangku Raya yang meminta pemerintah memperbaiki saluran drainase.

Masalah ini muncul karena saat hujan turun, area depan gereja sering tergenang air, menghambat aktivitas ibadah warga.

“Pemerintah wajib memperhatikan kondisi ini agar aktivitas warga, termasuk beribadah, tidak terganggu oleh masalah drainase yang buruk,” ujarnya.

Sebagai wakil rakyat dari Dapil Palangka Raya III, Arif menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau pelaksanaan hasil Musrenbang agar program kerja pemerintah benar-benar terealisasi.

Upaya ini dilakukan sebagai komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pengembangan ekonomi lokal di Kelurahan Kereng Bangkirai.

“Kami tidak ingin aspirasi masyarakat hanya berhenti di catatan administrasi. Oleh karena itu, kami hadir di lapangan, mendengar langsung, dan menyampaikan ke eksekutif melalui rapat-rapat,” demikian Arif.



Pewarta :
Uploader: Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2026