Nanga Bulik (ANTARA) - Bupati Lamandau, Kalimantan Tengah Rizky Aditya Putra memimpin Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 di Kecamatan Delang.
“Melalui pendidikan, Presiden Prabowo berkomitmen memutus mata rantai kemiskinan," kata Rizky saat membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.
Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Lamandau, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Lamandau, para Kepala OPD, Kepala Sekolah se-Kabupaten Lamandau, guru-guru, serta siswa-siswi se-Kecamatan Delang.
Dalam kesempatan tersebut, Rizky juga menegaskan Hardiknas merupakan momentum untuk meneguhkan dedikasi, komitmen, dan semangat dalam memenuhi amanat konstitusi, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan menghadirkan layanan pendidikan yang terbaik, bermutu, dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa.
"Presiden bertekad memajukan pendidikan melalui revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan, pembelajaran digital, serta peningkatan kualitas, kualifikasi, dan kesejahteraan guru,” tuturnya.
Sementara itu usai upacara, Bupati Lamandau bersama Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD, Kepala OPD, Kepala Sekolah, dan para guru mengikuti ramah tamah serta diskusi dalam rangka memperingati Hardiknas 2025.
Dalam arahannya, Bupati Lamandau menyampaikan apresiasi kepada panitia atas suksesnya penyelenggaraan peringatan Hardiknas di Kecamatan Delang. Ia menegaskan pentingnya pemerataan pendidikan dari desa hingga kota.
“Guru adalah pahlawan bagi kita semua. Tidak ada orang hebat tanpa guru. Peradaban besar selalu lahir dari pendidikan, maka pendidikan adalah hal yang sangat penting bagi kita semua,” ujarnya.
Bupati juga berpesan seluruh kepala sekolah dan guru agar terus melestarikan seni budaya daerah, khususnya kesenian Dayak Tomun, melalui kegiatan di sekolah-sekolah.
