Teka-teki Florian Wirtz diburu klub-klub besar

id Florian Wirtz ,bursa transfer,Bayer Leverkusen

Teka-teki Florian Wirtz  diburu klub-klub besar

Gelandang serang Bayer Leverkusen Florian Wirtz saat menghadapi Borussia Dortmund dalam pertandingan lanjutan Liga Jerman di Bay Arena, Leverkusen (11/05/2025). Wirtz kini santer dirumorkan akan hengkang dari Bayer Leverkusen pada bursa transfer musim panas mendatang. (ANTARA/AFP/INA FASSBENDER)

Jakarta (ANTARA) - Sepak bola kini telah memasuki era revolusi yang mengubah gaya permainan dan posisi pemain.

Misalnya saat ini sudah tidak lumrah jika pemain bernomor sembilan hanya berposisi sebagai goal poacher atau penyerang yang hanya menunggu bola, tapi kini difungsikan sebagai pemain pertama yang melakukan pressing saat timnya kehilangan bola.

Posisi lainnya yang sudah terkena imbas disrupsi sepak bola modern yakni pemain nomor sepuluh yang biasanya diisi oleh gelandang serang.

Gelandang serang tak hanya berfungsi sebagai pengatur serangan seperti gaya sepak bola klasik, tapi difungsikan sebagai pemain yang dapat membuka ruang, jembatan antar lini ataupun juga sebagai pemain yang bisa menghasilkan pundi-pundi gol ketika posisi penyerang kesulitan untuk memperoleh ruang tembak.

Gelandang berposisi nomor sepuluh dengan taraf kemampuan di atas rata-rata saat ini mungkin bisa dihitung jari sebut saja Jamal Musiala, Cole Palmer, Jude Bellingham, dan Florian Wirtz.

Untuk nama terakhir yakni Florian Wirtz kini menjadi nama yang paling sering disebut dan muncul dalam setiap rumor bursa transfer musim panas.

Wirtz adalah berkah bagi setiap penonton yang masih memandang permainan sepak bola sebagai sebuah estetika permainan yang penuh dengan skill individu.

Gelandang serang Bayer Leverkusen tersebut memang terkenal dengan kemampuan olah bolanya yang di atas rata-rata.

Selain jago menggiring bola, Wirtz juga diberkahi visi permainan yang mampu membuat timnya mendikte penguasaan bola.

Tak ayal, banyak klub-klub besar yang kini kepincut akan daya dari pemain tim nasional Jerman itu.

Meski demikian, ada harga mahal yang dipatok oleh Bayer Leverkusen bagi siapapun klub yang mau mendapatkan tanda tangan dari pemuda kelahiran Pulheim, Jerman ini.

Magis Wirtz

Wirtz memang telah terendus lama sebagai pemain berbakat yang akan menjadi salah satu talenta generasi unggulan Jerman di posisinya.

Pada 2010, Wirtz membuat kepincut sejumlah pemandu akademi dari klub-klub Jerman.

Namun, pemain kelahiran 3 Mei 2003 itu memilih akademi FC Koln sebagai tempat menimba ilmu.

Setelah satu dekade menimba ilmu di kota Koln, Wirtz kemudian memutuskan untuk hengkang ke Bayer Leverkusen pada Januari 2020.

Namanya memang telah menjadi sorotan media-media Jerman karena bakat yang ditunjukkan oleh pemain yang berposisi nomor sepuluh ini tampak menjanjikan di timnas junior Jerman mulai dari U-16 hingga U-17.

Tak lama kemudian, Wirtz menembus skuad utama Bayer Leverkusen dan mencatatkan debut pada 18 Mei 2020, sekaligus menjadi pemain termuda Die Werkself yang mencatatkan debut di Liga Jerman melampaui rekor yang sebelumnya dipegang Kai Havertz.

Atas penampilannya bersama dengan Bayer Leverkusen yang mengesankan, Wirtz kemudian masuk dalam skuad timnas Jerman pada 2021 silam ketika tim Panser masih ditangani oleh Hansi Flick.

Sentuhan magis Wirtz bersama dengan gelandang Bayern Muenchen Jamal Musiala kemudian mengubah citra permainan timnas Jerman.

Jerman sebelumnya cenderung bermain lebih stabil dalam menjaga skema formasi, mengandalkan kekuatan, lalu aliran bola-bola cepat dengan kreator serangan pemain bertipe sama seperti Michael Ballack Bastian Schweinsteiger, Mesut Ozil, Toni Kroos, hingga Thomas Muller.

Kini lewat sihir Wirtz dan Musiala di lini tengah, Jerman telah mengubah gaya permainannya. Jerman kini bermain lebih fleksibel, mengandalkan transisi dan visi serta dribel dari pemain.

Tak ayal lewat gaya tersebut, Wirtz disebut telah memutus gaya klasik dari pemain nomor sepuluh Jerman karena gaya mainnya lebih cenderung mirip dengan gelandang legendaris Spanyol Andres Iniesta.

Wirtz sempat menderita cedera ligamen krusiat anterior (ACL), tapi itu tak mengurungkan nilai sihir Wirtz di atas lapangan.

Terbukti pada musim 2023-2024, Bayer Leverkusen telah dibawa Wirtz menjadi juara Liga Jerman dengan status tak terkalahkan selama satu musim penuh.

Pemain terbaik Liga Jerman musim 2023/2024 tersebut juga mempersembahkan gelar DFB Pokal dan Piala Super DFL untuk klub yang bermarkas di Bay Arena, Leverkusen itu.

Selepas memperoleh sederet sukses bersama dengan Die Werkself, pemain berusia 22 tahun tersebut kini mencoba untuk mencari tantangan baru di klub lain meski kontraknya berjalan hingga 2027.

Halaman berikut: Pelabuhan baru Wirtz

Pelabuhan baru

Pada bursa transfer musim panas ini, tanda tangan dari Wirtz menjadi primadona yang diburu oleh klub-klub besar sekaliber Manchester City, Liverpool dan Bayern Muenchen.

Untuk Bayern Muenchen tentu mempunyai ambisi menyatukan dua penyihir timnas Jerman yakni Musiala dan Wirtz di dalam satu tim.

Die Rotten yang memang hobi belanja pemain-pemain potensial dari pesaingnya di Liga Jerman dikabarkan menaruh minat juga pada jasa Wirtz.

Terlebih tim asuhan dari Vincent Kompany itu dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan rekan setim Wirtz yakni kapten tim Bayer Leverkusen Jonathan Tah yang akan segera bergabung ke Allianz Arena.

Namun FC Hollywood sepertinya akan gigit jari mengingat harga tebusan untuk Wirtz yang ditaksir mencapai 150 juta Euro atau setara 2,8 triliun Rupiah.

Pemain yang kini mempunyai harga yang ditaksir oleh transfermarkt senilai 2,4 triliun Rupiah itu memang membuat Bayern Muenchen dan Manchester City geleng-geleng kepala untuk menebus klausulnya.

Sejumlah kabar juga memberitakan bahwa Wirtz menolak pinangan dari Bayern Muenchen karena fasilitas latihan dari klub yang bermarkas di Muenchen itu dinilai telah usang sebab belum pernah direnovasi.

Pelabuhan yang semakin dekat menjadi tempat berlabuh dari Wirtz yakni Liverpool.

Wirtz disebut terkesan dengan fasilitas latihan Liverpool yang bertempat di AXA Training Centre yang terletak di distrik metropolitan Kirby, Merseyside.

Nilai lebih lainnya yakni proposal yang disodorkan oleh Liverpool kepada Wirtz mengenai projek jangka panjang klub yang bermarkas di Anfield tersebut membuat sang pemain begitu terkesan.

Saat ini Liverpool juga tengah siap merogoh kocek seharga 150 juta Euro atau sekitar 2,8 triliun Rupiah untuk memboyong Wirtz.

Jika transfer Wirtz ke Liverpool bakal terjalin dengan taksiran harga 150 juta Euro, maka rekor transfer Liga Inggris akan dipatahkan.

Rekor transfer termahal Liga Inggris saat ini dipegang oleh gelandang Enzo Fernandez yang ditebus Chelsea dari Benfica dengan mahar 106,8 juta Poundsterling.

Kepergian Wirtz dengan nilai transfer yang fantastis tentu saja akan menjadi tajuk utama dalam bursa transfer musim panas ini yang akan mulai dibuka pada 16 Juni mendatang.


Pewarta :
Uploader : Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.