Logo Header Antaranews Kalteng

DPRD Palangka Raya minta pemerintah perhatikan perajin agar menembus pasar nasional

Jumat, 27 Juni 2025 07:54 WIB
Image Print
Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya Yudhi Karlianto Manan. (ANTARA/Rajib Rizali)

Palangka Raya (ANTARA) - Anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Kalimantan Tengah Yudhi Karlianto Manan meminta pemerintah kota memberikan perhatian kepada pelaku usaha kerajinan atau para perajin agar dapat menembus pasar nasional.

"Kami melihat potensi pelaku usaha kerajinan lokal di daerah ini mampu bersaing di pasar nasional, bahkan bisa menembus pasar internasional," katanya di Palangka Raya, Jumat.

Dia menyampaikan, untuk mewujudkan hal itu diperlukan dukungan nyata dari Pemerintah Kota Palangka Raya melalui kebijakan yang berpihak kepada para perajin.

Terlebih para pelaku usaha ini memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Palangka Raya, sehingga sudah seharusnya mendapat perhatian dari pemerintah.

“Kemampuan teknis para perajin harus terus ditingkatkan. Selain itu, pendampingan dari segi desain, pemasaran, hingga pengelolaan usaha juga sangat diperlukan agar produk mereka lebih kompetitif,” ucapnya.


Baca juga: DPRD Palangka Raya apresiasi kelulusan SD dan SMP mencapai 100 persen

Untuk itu Yudhi meminta pemerintah kota agar memberikan pelatihan secara berkelanjutan agar kemampuan para perajin dapat terus berkembang.

Terlebih seiring dengan berkembangnya teknologi, dia meyakini hal tersebut dapat dipadupadankan dengan teknik tradisional, yang nantinya bisa memunculkan karya yang unik.

“Inovasi berbasis teknologi merupakan kunci. Jika para perajin bisa menguasai teknologi, maka hasil kerajinan mereka akan lebih bernilai jual tinggi dan tidak kalah dengan produk industri besar,” ujarnya.

Selain dari segi teknis, Yudhi juga menyoroti persoalan permodalan yang masih menjadi hambatan utama bagi banyak perajin di Palangka Raya.

Ia menyarankan agar Pemerintah Kota Palangka Raya menyiapkan skema pendanaan atau pinjaman ringan yang bisa diakses dengan mudah oleh pelaku usaha mikro ini.

“Bantuan permodalan sangat vital. Tanpa itu, ide dan keterampilan yang dimiliki perajin tidak akan berkembang. Pemerintah harus hadir memberikan solusi agar kapasitas produksi mereka bisa meningkat,” demikian Yudhi.

Baca juga: Ketua DPRD Kalsel apresiasi layanan kelistrikan PLN Kalselteng

Baca juga: Babinsa Kamipang ajak warga jaga lingkungan

Baca juga: Pengemudi dan penumpang tewas usai tabrakan beruntun di Palangka Raya



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026